Jakarta > Pemerintahan

Tindak Tegas Pengelola Gedung di Jakarta yang Tidak Patuh Aturan

Senin, 12 Maret 2018 15:23 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih

thamrin
Sumber foto kompas.com
Foto : istimewa

Share this








Anies berkomitmen akan menindak tegas pengelola gedung di Jakarta yang tidak patuh aturan. Dia akan melakukan sidak.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta berencana menggelar sidak ke gedung-gedung tinggi di kawasan Sudirman-Thamrin. Ini sesuai dengan Keputusan Gubernur (kepgub) nomor 279 tahun 2018.

“Akan ada 80 gedung yang diperiksa selama hari ini sampai tanggal 21,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai kota, Jakarta, Senin (12/3/2018). 

Anies sudah membuat tim kecil selama sidak ini erlangsung. Tim terdiri dari unsur cipta karya, lingkungan hidup, perindustrian dan energi, Satpol PP, sumber daya air, serta eksternal dari balai konservasi air tanah.

“Tim ini bertugas melakukan pengawasan. Kita akan mendatangi gedung gedung itu. Per hari akan didatangi oleh lima tim yang masing masing tim terdiri dari 10 orang. Ini seperti razia gedung tinggi, untuk memastikan mereka menaati semua aturan,” katanya. 

Secara khusus, tim akan melakukan pameriksaan antara lain sumur serapan, keberadaan pompa air tanah, sumur dalam, instalasi pengelolaan air limbah, dan pipa-pipa penyaluran air.

"Hari ini, kita akan mulai kerja, saya akan ikut sama-sama dan kita berharap kepada semua yang terkait pengelolaan gedung tinggi untuk melihat kembali seluruh peraturan dan melakukan pengecekan di dalam fasilitas yang dimilikinya untuk taat terhadap seluruh peraturan-peraturan yang ada di wilayah DKI Jakarta," lanjutnya

Saat ini, baru hanya pemeriksaan, namun lusa akan segera ditindak tegas. Anies menyarankan pemilik gedung ataupun pengelola gedung segera melakukan pembenahan sebelum tim menyidak dan berikan tindakan kesar juga sanksi.

"Hari ini adalah pemeriksaan, sesudah itu kita meminta mereka melakukan perubahan, kita minta melakukan perbaikan dan bila itu tidak jalan maka akan dilakukan penindakan," imbuhnya.