Jakarta > Pemerintahan

Soal Penataan Kawasan Tanah Abang, Polisi Akan Surati Anies

Rabu, 10 Januari 2018 15:35 WIB
Editor : Arif Muhamad Rian | Reporter : Yatti Febriningsih

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Halim Pagarra
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Halim Pagarra
Foto : Yatti Febriningsih

Share this








Dalam waktu dekat ini, Ditlantas Polda Metro Jaya akan mengirim surat ke Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terkait pengkajian penataan Tanah Abang.

JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya berencana mengirimi surat kepada Gubenur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam waktu dekat. Hal ini sebgai tindak lanjut dari pengkajian penataan kawasan Tanah Abang yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. 

“Kan kemarin saya sampaikan bahwa untuk memaksimalkan fungsi jalan itu bisa dilihat setelah tanggal 8 Januari selama seminggu ke depan. Karena masyrakat Jakarta baru beraktivitas normal pada tanggal 8 Januari,” ujar Direktur Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya, Halim Pagarra di  Redtop Hotel, Pecenongan, Jakarta Pusat, Rabu (10/1/2017)

Lebih lanjut, Halim menyebutkan jika keberadaan para Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang jalan Jati baru raya ini hanya sementara. Hal ini juga di amini oleh Wakil Gubenur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. 

“Tadi malam saya lakukan pertemuan dengan Wakil Gubenur pak Sandiaga Uno itu menyampaikan jika ia hanya sementara PKL ditempatkan di badan jalan karena akan di buat pembangunan untuk menempatkan PKL di tempat  yang lain,” lanjutnya. 

Meski sementara, Halim menegaskan jika pihak Ditlantas Polda Metro Jaya akan tetap melakukan kajian rutin terhadap penerapan penataan kawasan Tanah Abang tersebut. Bahkan, Halim bersikeras jika jalan Jati Baru Raya yang digunakan PKL untuk berdagang tetap harus dibuka kembali. 

“Iya demikian (Jalan Jati Baru Raya harus dibuka lagi). Kami sampaikan juga walaupun ini (PKL berdagang di bahu jalan) sementara, tapi tetap di lakukan kajian-kajian bagaimana melakukan di tempat tersebut,” tegasnya.