-->
Jakarta > Pemerintahan

Soal Bus 'Ngebul', Sandiaga Serahkan ke Dishub

Senin, 06 Agustus 2018 17:59 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih

Sandiaga Uno
Sumber foto @sandiuno
Foto : istimewa

Share this








DKI fokus memperbaiki kualitas udara Ibu Kota. Soal bus ngebul atau yang masih berasap hitam, Sandiaga serahkan ke Dishub.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mengungkap faktor terbesar penyebab buruknya kulitas udara di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Ada 2 faktor, yakni fasilitas Industri dan asap kendaraan bermotor. 

“Fasilitas industri menyumbang sekitar 50 persen dari kualitas udara. Buruknya kualitas udara di Ibu Kota, 50 persennya lagi mobil, nah lima puluh persennya mobil itu sudah kita perluas ganjil genap,” ungkap Sandiaga di Balaikota, Jakarta Senin (6/8/2018). 

Sandiaga mengklaim perluasan sistem ganjil genap telah terbukti mengurangi polusi udara di Jakarta. Itu sebabnya, ia berharap kedepannya pemerintah pusat bisa memberi dukungan untuk bisa lebih bersatu memperbaiki kualitas udara di Ibu Kota. Sekaligus, sebagai upaya untuk memperlancar perhelatan Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta mulai 18 Agustus - 2 September mendatang.

“Sekarang terus kita pantau dan emang ada perbaikan dan belum menunjukkan level konstitensi yang kita inginkan. Tapi, bisa dipastikan udara di Jakarta layak untuk Asian Games,” kata Sandiaga. 

Namun, Sandiaga menyayangkan maaih banyaknya kendaraan bermotor khsusunya angkutan umum seperti bus sedang dan kopaja yang belum melakukan uji emisi. Kendaraan tersebut mengeluarkan asap mengebul yang mencemari udara. Terkait ini, Sandiaga meminta Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk bisa menyelesaikannya. 

“Kita tegaskan kepada Kadis Perhubungan (Andri Yansyah) bahwa no tolerance. Ordernya sangat jelas dan tegas bahwa kualitas udara kita yang terbaik di Jakarta dan untuk yang melanggar ketentuan akan ditindak tegas dan istilahnya dikandangkan,” tegas Sandiaga. 

    -->