Jakarta > Pemerintahan

Sebelum Lengser, Djarot Akan Selesaikan Dua Proyek Ini

Minggu, 16 Juli 2017 13:39 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Yatti Febriningsih

Djarot Syaiful Hidayat.
Djarot Syaiful Hidayat.
Foto : Yatti Febriningsih

Share this








Sebelum masa jabatannya habis di Oktober 2017, dua proyek ini menjadi fokus pengerjaan Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat.

JAKARTA – Masa Jabatan Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat akan segera berakhir di bulan Oktober 2017.  Namun, menjelang lengser, Djarot punya banyak program yang akan dikebut, salah satunya merombak tanggul yang ada di Kota Tua, Jakarta Barat. 

“Banyak (yang akan dikerjakan). Tadi kami lewat kali dekat Kota Tua,  Itu tanggul kita perbaiki. Mudah-mudahan Oktober selesai,” kata Djarot kepada wartawan di Kota Tua, Jakarta, Minggu (16/7/2017).

Selain memebenahi tanggul di Kota Tua, Djarot juga akan meresmikan proyek Simpang Susun Semanggi. Bahkan, dalam waktu dekat Djarot akan segera memutuskan pemberian nama kepada proyek tersebut. Keputusan itu akan diambil dalam Rapat Pimpinan (Rapim) yang akan digelar di Balai Kota Jakarta, Senin (17/7/2017) besok.

“Besok Senin akan kami Rapimkan. Saya sampaikan begini ya, pak Ahok minta namanya Simpang Susun Semanggi. Simpang Badja Semanggi itu usulan banyak orang juga. Tapi nanti kita Rapimkan antara dua itu. Nggak ada usulan lain selain dua itu,” kata Djarot. 

Meski demikian Djarot berharap kata Semanggi harus tetap ada pada proyek yang rencananya akan di soft launching pada 29 Juli 2017.  Setelahnya diharapkan, Simpang Susun Semanggi ini bisa menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan Ibu Kota.

“Kata nama Semanggi harus ada. Karena itu landasan yang ditorehkan oleh insinyur Soekarno dan insinyur Soetami untuk jembatan dengan teknologi yang luar biasa. Kemarin sore saya kesana, luar biasa kelihatannya Simpang Susun Semanggi itu. Dapat mengurai kemacetan dengan catatan pekerjaan MRT di Benhil dan Blok M selesai,” tukasnya.