Selasa, 03 Juli 2018 16:03:00
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih
Sandiaga Minta Maaf  Soal Ganjil Genap
Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno.
Foto : Rendy MR
 

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta akan menerapkan perluasan sisem ganjil genap di kawasan Jakarta. Kebijakan ini resmi diujicoba sejak kemarin, Senin (2/7) di sejumlah ruas jalan Ibu Kota.

Seperti Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Ahmad Yani, Jalan di Panjaitan, Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Subroto, sebagian Jalan S Parman, Jalan Rasuna Said, Jalan RA Kartini, Jalan Metro Pondok Indah, hingga Jalan Benyamin Sueb.

Terkait ujicoba itu, Sandiaga meminta maaf kepada masyarakat yang terkena dampak. Kebijakan Ini, kata dia, guna mendukung ajang olahraga Asian Games yang akan digelar di Jakarta pada 18 Agustus 2018 mendatang. 

“Kita mohon masyarakat bersabar, kita mohon maaf juga atas nama pemprov, pemerintah pusat, dan penyelenggara Asian Games. Harus kita lakukan karena ini wajah bangsa yang kita pertaruhkan,” ungkap Sandi di Jakarta, Selasa (3/7/2018). 

Sandiaga mengatakan selain untuk mendukung Asian Games,  ganjil genap juga ditujukan untuk kemajuan Jakarta. Antara lain mengurangi kemacetan dan upaya untuk mengubah masyrakat mau beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan massal. 

“Kita pastikan bukan hanya dari segi kemacetannya, tapi juga kualitas udara. Kita harus turunkan jumlah polusi udara kita dengan jumlah kendaraan pribadi yang melintas di sekitar venue,” jelasnya. 

Ujicoba ganjil genap di jalan arteri akan berlaku selama satu bulan kedepan, tepatnya hingga 1 Agustus 2018. Soal tingkat efektifitas, Andri menargetkan bisa mengurangi kemacetan sebesar 25 sampai 30 persen.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda