Jakarta > Pemerintahan

Sandi Ingin Tarik Ridwan Kamil ke Jakarta

Jumat, 21 April 2017 11:30 WIB
Editor : Ivan | Sumber : Tribunnews.com

Sandiaga Uno saat bertemu Wali Kota Bandung Ridwan Kamil
Sandiaga Uno saat bertemu Wali Kota Bandung Ridwan Kamil
Foto : istimewa

Share this





Setelah menang Pilkada DKI Jakarta versi hitungan cepat, Calon Wakil Gubernur Sandiaga Uno mengaku akan menggandeng Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

JAKARTA – Pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno menang Pilkada DKI Jakarta versi hitungan cepat. Sejumlah janji kampanye pun mulai mereka matangkan agar bisa segera dilaksanakan. Dalam hal ini, Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berencana untuk menarik ide Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ke Ibukota.

Sandi bilang, keinginannya untuk menggandeng pria yang akrab disapa Emil itu didasari oleh sejumlah faktor. Salah satunya adalah kesuksesan Emil dalam membangun Kota Bandung.

“Kota Bandung yang tertata cantik lengkap dengan segala fasilitas umumnya patut dicontoh,” kata Sandi sembari menjelaskan bahwa dalam waktu dekat ia akan bertemu Wali Kota Bandung yang juga sahabatnya, Ridwan Kamil.

Sementara terkait pertemuan yang akan segera berlangsung, Sandi bilang bahwa ini akan berbeda dengan sejumlah pertemuan sebelumnya. Sandi mengaku akan memfokuskan pertemuan dengan calon gubernur Jawa Barat itu mengenai penataan Kota Jakarta.

“Karena seperti diketahui, Bandung semakin indah sejak Kang Emil menjabat Wali Kota Bandung mulai 2013,” klaimnya.

Hal tersebut, lanjut Sandi, dibuktikan lewat penataan Masjid Raya Bandung. Sekeliling masjid, khususnya trotoar dan sisi jalan yang sebelumnya dipadati Pedagang Kaki Lima (PKL), kini dibuat lapang dengan taman, lengkap dengan hamparan rumput hijau.

Sementara PKL, masih kata dia, dipusatkan pada dua lokasi terpisah sehingga penataan tidak menghalangi pedagang untuk tetap berjualan.

"Pak Ridwan Kamil tadi telepon, sebenarnya kemarin juga sudah kontak-kontakan, tapi baru sempat berbincang tadi. (Kang Emil) menitip pesan bahwa Jakarta itu banyak sekali yang bisa dilakukan dengan dana yang begitu besar," ungkap Sandi seperti dikutip dari Tribunnews.com, Jumat (21/4/2017).

"Pak Ridwan menawarkan ide bagaimana beliau bisa mengubah Bandung itu secara cepat dengan sumber (anggaran) jauh lebih kecil," sambungnya.

Baca Juga : Selain Hari Kartini, Ini Hari Terakhir Lapor SPT

Pertemuan tersebut, katanya, juga sebagai langkah awal untuk mengubah wajah Masjid Istiqlal masa depan. Masjid terbesar se-Asia Tenggara itu akan dikembalikan kepada desain asli sang arsitek, Frederich Silaban, yakni berdampingan dengan Gereja Katedral.

Sehingga, pelataran masjid akan dibuat terbuka dengan hamparan rumput hijau dan pedestrian yang terintegrasi dengan Stasiun Djuanda ataupun Halte Bus Transjakarta.

"Beliau tokoh muda yang berprestasi. Karenanya, kalau masalah pemanfaatan ruang, sudah tepat (jawabannya) adalah beliau. Sejalan dengan presentasi (penataan Masjid Istiqlal) yang kita sampaikan kemarin, Jakarta akan semakin indah," tuturnya.