Jakarta > Pemerintahan

Relokasi PKL Tanah Abang, Sandiaga : Kami Bukan Jinny Oh Jinny

Kamis, 22 Maret 2018 17:11 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih

PKL Tanah Abang
PKL Tanah Abang
Foto : istimewa

Share this








Setiap penataan, termasuk relokasi PKL Tanah Abang tidak bisa dilakukan secara cepat. Butuh proses dan evaluasi.

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut akan mengajak para pedagang di Blok G berdiskusi. Ia rencananya akan membicarakan terkait relokasi sementara di samping Hotel Pharmin.

"Kita akan ajak mereka diskusi karena mereka opsinya limited sekali, sangat sedikit," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (22/3/2018) malam. 

Sandi megungkapkan kekhawatiran para pedagang di Blok G akan sepi pembeli saat dipindahkan. Namun, dengan adanya penataan ini ia memastikan hal tersebut tidak akan terjadi. 

“Saya bisa memastikan Insya Allah kalau kita kerja keras, kita bikin koneksinya, dan kita atur flow commuter dan flow dari masyarakat di sana dengan Tanah Abang Explorer paling tidak ada peningkatan dari segi traffic dan itu saya berani jamin Insya Allah mereka bisa dapat peningkatan dengan penataan yang lebih terintegrasi,” katanya. 

Namun, Sandiaga mengatakan tidak bisa memenuhi keninginan para pedagang yang ingin dipindahkan ke Jalan Jati Baru. Semua penataan tidak bisa dilakukan ekstra cepat, butuh proses. 

“Tanah di depan stasiun kita pastikan bisa difungsikan lagi dengan dibangunnya skybridge. Ya, enggak akan terselesaikan semua, tapi bertahap, dan kita bukan jinny oh jinny. Kita mau bangun TOD nanti melalui Pembangunan Sarana Jaya dan di situ nanti semuanya Insya Allah akan terakomodir,” tandasnya.