Kamis, 07 Juni 2018 15:25:00
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Yatti Febriningsih
Posko Terpadu Kemenhub Cover Arus Mudik Lebaran 2018
Posko terpadu di Kementrian Perhubungan (Ist)
Foto : istimewa
 

JAKARTA - Guna memperlancar arus mudik 2018, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membuka Pos Koordinasi (Posko) Angkutan Lebaran Tahun 2018.

“Posko Terpadu Angkutan Lebaran akan berlangsung selama 18 hari yang dimulai dari H-8 (7 Juni 2018) sampai dengan H+8 (24 Juni 2018) dan bertempat di Ruang Nanggala Gedung CIpta Lantai 7 Kemenhub,” beber Menhub saat meresmikan langsung di  kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta Pusat pada Kamis, (7/6/2018)

Menurutnya, posko ini diikuti oleh berbagai instansi yang terdiri dari Ditjen Perhubungan Darat, Ditjen Perhubungan Laut, Ditjen Perhubungan Udara, Ditjen Perkeretaapian, Badan Litbang Perhubungan, Biro Komunikasi dan Informasi Publik.

Juga ada, Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Perhubungan, KNKT, dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek, PT Angkasa Pura I dan II, Perum LPPNPI, PT Pelindo, PT ASDP Indonesia Ferry, PT KAI, PT Jasa Marga, PT Jasa Raharja, Perum Damri, BMKG, Basarnas, Korlantas Polri, Kementerian ESDM, Kementerian Kesehatan, Dishub Provinsi DKI Jakarta, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari), dan Sentra Komunikasi Mitra Polri (Senkom Mitra Polri). 

Selanjutnya, guna meningkatkan kelancaran arus mudik Menhub akan berkoordinasi dengan stakeholders terkait.  Lalu, untuk menekan jumlah angka kecelakaan perlu dilakukan program mudik gratis, baik yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan, BUMN ataupun swasta.

“Untuk program mudik gratis Kementerian Perhubungan dan BUMN/Mitra kerja telah menyiapkan kuota sebanyak 245.329 orang yang diharapkan akan menurunkan tingkat kecelakaan di masa angkutan lebaran,” kata Menhub.

Lebih lanjut berdasarkan hasil prakiraan dari Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik untuk musim Lebaran tahun 2018 ini akan mengalami kenaikan sebesar 5,17 persen.

“Kami prediksi jumlah pemudik akan mencapai 19,50 juta orang, atau mengalami kenaikan sebesar 5.17% persen dari jumlah pemudik tahun 2017 yang berjumlah 18,60 juta orang,” tandasnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda