Rabu, 14 Februari 2018 11:03:00
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Yatti Febriningsih
Valentine Day
Valentine Day
Foto : istimewa
 

JAKARTA –  Valentine day merupakan sebuah hari yang dirayakan oleh sepasang kekasih di Eropa dan Amerika untuk menyatakan cinta setiap 14 Februari. Budaya barat tersebut, lambat laun kian meluas ke seantero dunia, tak terkecuali Indonesia.

Banyak kalangan muda-mudi bahkan orang dewasa pun merayakan valentine day. Perayaan pun, mulai dari pemberian bunga, makan malam romantis hingga memberikan cokelat. Namun, valentine day bagi Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat memberikan dampak negatif untuk kalangan remaja, terutama siswa-siswi yang masih sekolah. Larangan perayaan hari kasih sayang diberlakukan.

Meski demikian, pasangan pemimpin Ibu Kota Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang saat kampanye Pilkada lalu gembar-gembor menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur yang memegang teguh syariah Islam, justru memberikan izin kepada warganya untuk merayakan valentine day.

Menurut Sandi (sapaan akrab Sandiaga Uno-red) tidak adanya pelarangan tersebut, bertujuan untuk membuka kesempatan para penjual bunga untuk mendapatkan rejeki lebih.

“Hari cinta, kita harus menebar cinta, supaya yang jual bunga mawar juga bisa laku,” katanya di Balai kota, Jakarta, Rabu (14/2/2018).

Sandi menegaskan, tidak ada yang harus dilarang bagi masyarakat yang ingin merayakan hari valentine untuk orang-orang yang disayang. Namun, Sandi mengingatkan jika rasa sayang utama yang harus diberikan kepada Tuhan.

“Tapi tentunya ini cinta kepada Allah yang paling penting. Perayaan cinta kepada pencipta, juga sesama manusia. Amin,” jelasnya.

Ia juga merayakan Valentine Day dengan memberikan bunga kepada istrinya Nur Asia atau mpok Nur. “Sudah tadi pagi, nanti saya upload,” ungkap Sandi singkat.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda