Jakarta > Pemerintahan

Pemprov DKI Selidiki Sumber Tumpahan Minyak di Pulau Pari

Kamis, 12 April 2018 10:09 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Yatti Febriningsih

Pulau Pari
Salah satu sudut Pulau Pari, Kepulauan Seribu.
Foto :

Share this








Tumpahan minyak di Pulau Pari hanya menyisakan endapan di pantai. Pemprov DKI Jakarta juga mengambil sampel untuk menyelidiki sumber minyak tersebut.

JAKARTA - Pulau Pari menjadi sorotan lantaran banyaknya tumpahan minyak atau endapan minyak hitam pekat. Ini dikhawatirkan merusak ekosistem laut yang menjadi salah satu ikon di Pulau Pari.

Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Ali Maulana Hakim mengatakan, minyak hitam seluruhnya sudah berhasil diangkat dan dibersihkan.

"Sudah bersih jadi bukan kaya minyak tumpah perairan di laut, hanya di pantai itu ada endapan minyak tapi bukan tebel atau tarbal, kaya tumpahan minyak dari pengeboran bukan, ada dari Sinok, dari pertamina tapi bukan dari situ," terang Ali saat dihubungi infonitas.com, Rabu (11/4/2018).

Ali tidak menampik, minyak hitam itu ketika dilihat dari ketinggian akan menghasilkan warna-warni bak pelangi tapi ia memastikan semuanya sudah berhasil diangkut dengan ditampung ke dalam karung. “Semua sudah dibersihkan. Diambil aja, manual kita ambil," terangnya.

Untuk memastikan sumber minyak berasal dari mana, pihak Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta sudah mengambil sampel untuk dilakukan pengecekan dan telah diserahkan pada puslabfor untuk dilakukan penyelidikan lebih dalam.

"Sudah diambil sampel, sudah kita laporkan juga ke puslabfor, juga sudah penyelidikan. Jadi kewenangan sudah ada di pihak keamanan untuk diselidiki kira-kira itu dari mana," ungkapnya.