Jakarta > Pemerintahan

Ketua DPRD DKI Bantah Anies Soal Pencemaran Sungai Era Ahok-Djarot

Kamis, 13 September 2018 11:51 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi
Foto : Adi Wijaya

Share this








Ketua DPRD DKI menilai apa yang dilakukan Ahok-Djarot terkait pencemaran sungai sudah cukup baik meski belum sempurna.

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan  menyebut pencemaran berat sungai di Jakarta meningkat 29 persen, terhitung sejak  2014-2017. Pada periode ini,  Jakarta masih dipimpin oleh  mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.

Menanggapi pernyataan tersebut, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi memberikan pendapat yang berbeda. Ia menegaskan, Ahok tidak mungkin tidak memperhatikan sungai-sungai di Jakarta, meskipun penangananya dianggap masih belum maksimal.

“Ya nggak bisalah ngomong begitu, kita lihatlah pergerakan pembangunan di bawah, semua terlihat. Kalau dibilang belum sempurna, ya mungkin ada yang kurang tapi kan kalau kebijakan yang baik diteruskan akhirnya jalan, itu jangan asal beda ya,” kata Prasetio di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, selama tiga tahun terakhir sungai di Jakarta mengalami pencemaran berat sekitar 61 persen. Ini terhitung dari 2014 sampai 2017. Memang sungai mengalami perubahan cukup signifikan, sungai yang tercemar ringan dari 23 persen turun menjadi 12 persen, tercemar sedang turun dari 44 persen tahun 2014 menjadi 17 persen di tahun 2017. 

“Jadi dari 44 turun, jadi yang tercemar sedang dan tercemar ringan itu turun, tercemar berat dari 32 persen menjadi 61 persen. Jadi, yang sedang dan ringan itu menjadi berat, bukan turun lalu hilang. Selama 2014, 2015, 2017, kita mengalami peningkatan sungai yang mengalami pencemaran berat,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (12/9/2018).

Selanjutnya untuk  menindaklanjuti kondisi sungai di Jakarta kedepannya, Anies berencana akan membangun ulang atau menata ulang sungai supaya menjadi ekosistem alamiah dengan mengembalikan kondisi sebelum mengalami pencemaran. “Karena proses pencemaran terjadi dalam waktu yang cukup singkat dalam waktu cepat,” pungkas dia.