Kamis, 12 Juli 2018 14:05:00
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Yatti Febriningsih
Kejar Target, Tol Kunciran-Cengkareng Beroperasi 2019
Proses pembangunan Tol Kunciran-Cengkareng (Ist)
Foto : istimewa
 

JAKARTA- PT Jasamarga Kunciran-Cengkareng (JKC), salah satu kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk selaku pengelola Jalan Tol Kunciran-Cengkareng optimis pembebasan lahan Jalan Tol Kunciran- Cengkareng yang merupakan bagian dari Jakarta Outer Ring Road 2 dapat diselesaikan sesuai jadwal.

Direktur Utama JKC Edwin Cahya mengatakan, total lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan Jalan Tol Kunciran-Cengkareng (Bandara Soekarno Hatta/Soetta) mencapai 122 hektar dengan menggunakan dana Pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku. Progres pengadaan tanah hingga awal Juli mencapai 44,42 persen. 

"Saat ini konstruksi pembangunan Jalan Tol Kunciran - Cengkareng telah mencapai 15,51 persen dan ditargetkan dapat beroperasi secara penuh pada Maret 2019," ujar Edwin di Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Edwin mengaku, pihaknya menemui berbagai tantangan di lapangan terkait pengadaan tanah. Seperti kesepakatan harga tanah dengan warga masih menunggu hasil keputusan pengadilan, tumpang tindih kepemilikan tanah, tanah fasos/fasum yang belum diserahterimakan.

Juga kata dia, penentuan lokasi puskesmas pengganti, perlu pengukuran ulang Peta Bidang dan Daftar Nominatif Pemilik (DNP) dan terhambatnya eksekusi tanah milik Pemerintah yang masih ditempati warga. 

Menurutnya, tantangan ini berdampak terhadap waktu pengerjaan konstruksi karena lahan hasil pembebasan lokasinya menyebar di sejumlah titik ( spot per spot) dari empat seksi sepanjang Jalan Tol Kunciran-Cengkareng, sehingga akses masuk alat berat ke lokasi sangat terbatas.

Oleh sebab itu, pihaknya sangat berharap dukungan dari Pemerintah. Seperti BPN Kota Tangerang, Pemkot Tangerang dan PPK-Kementerian PUPR, bersama pihak-pihak terkait untuk menemukan solusi percepatannya.

Diketahui, Jalan Tol Kunciran-Cengkareng sendiri terbagi dalam empat seksi pekerjaan, yakni Seksi 1 Simpang Susun (SS) Kunciran - SS Sultan Ageng Tirtayasa sepanjang 2,04 kilometer, Seksi 2 SS Sultan Ageng Tirtayasa - Benteng Betawi sepanjang 3,52 kilometer, Seksi 3 Benteng Betawi - Husein Sastranegara 6,57 kilometer, dan Seksi 4 Husein Sastranegara - Simpang Susun Benda 2,06 kilometer. Total panjang Jalan Tol Kunciran-Cengkareng adalah 14,19 kilometer.

Apabila Jalan Tol Kunciran-Cengkareng telah beroperasi, maka akses jalan tol ke Bandara Soekarno Hatta/Soetta akan bertambah. Pengguna jalan tol memiliki alternatif lain, diluar Ruas Tol Prof.Ir. Soedijatmo, sehingga arus kendaraan ke Bandara Soetta akan terdistribusi. Dampaknya juga akan mempercepat arus barang dan jasa sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda