Jakarta > Pemerintahan

Pilkada DKI 2017

Kapolda : Warga Tertekan dan Ketakutan

Senin, 17 April 2017 20:35 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Sumber : DBS

Ilustrasi Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan
Ilustrasi Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan
Foto : istimewa

Share this





Berita maupun isu provokasi yang terus bergulir selama putaran kedua Pilkada DKI Jakarta membuat warga Ibu Kota ketakutan dan tertekan.

GAMBIR –Putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta banyak warga yang tertekan dengan isu-isu provokasi yang marak selama ini. Untuk itu, tokoh masyarakat dan agama dihimbau tidak mengeluarkan pernyataan yang bisa mengganggu ketentraman warga Jakarta.

"Karena itu, kita akhiri provokasi dan pernyataan yang membuat masyarakat cemas," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan di Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (17/4/2017).

Ia mengaku, ada seorang warga sempat mengadu kepadanya akan pergi dari Ibu Kota Jakarta. Pasalnya, tidak tahan dengan berita-berita provokasi yang membuat resah dan mengusik ketentraman.

"Kasihan masyarakat tertekan dan ketakutan, ada yang bertanya kepada saya, 'Apakah saya harus pergi dari Jakarta', tidak usah saya bilang," kata Iriawan

Untuk menjamin keamanan warga Jakarta jelang pemungutan suara hingga hari H pencoblosan, Irawan mengaku mengerahkan kekuatan puluhan ribu personel gabungan TNI-Polri mewujudkan pelaksanaan pemilihan yang jujur, adil, aman, dan damai.

"64.523 pasukan yang hadir di sini untuk Jakarta aman dan damai. Karena Pilkada DKI menjadi sorotan nasional, bahkan internasional," jelasnya.

Pola pengamanan di Tempat Pemungutan Suara akan diterapkan satu polisi, satu TNI, dan dua perlindungan masyarakat. Untuk diterapkan di seluruh TPS DKI yang berjumlah 13.034.

"Karena memang kita ingin semua terbebas dari perasaan terintimidasi dan terprovokasi, semua kami jaga," ucapnya.

Baca juga : Ini Sistem Pengamanan TPS Hadapi Tamasya Al Maidah

Dalam acara Silahturahmi dan Deklarasi Damai Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta 2017  yang digelar Polda Metro Jaya ini, dihadiri calon gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama dan calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Sandiaga Salahudin Uno.

Acara juga dihadiri Ketua KPU DKI Jakarta Sumarsono, Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi. Pangdam Jaya Mayor Jenderal Jaswandi dan Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Tony Spontana juga turut hadir.

Acara ini, juga dihadiri lima simpatisan dari pasangan nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni yang duduk di bangku belakang bagian kiri.