Jakarta > Pemerintahan

Cagub DKI

Jelang Debat Cagub DKI, 1 Pasang Calon Dikawal 100 Polisi

Rabu, 11 Januari 2017 15:10 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Chandra Purnama

Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan
Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan

Share this





Jelang debat cagub DKI, Polda Metro Jaya meningkatkan pengamanan. 1 pasang calon dikawal 100 personil.

JAKARTA - Menjelang debat Calon Gubernur DKI Jakarta, menyiapkan 100 personil untuk mengawal setiap pasangan calon. Debat itu diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Daerah DKI Jakarta pada 13 dan 27 Februari serta 10 Maret 2017.

Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan mengatakan polisi akan melakukan pengamanan maksimal. Satu pasang cagub, akan dikawal 100 personil. “Selain pengamanan pasangan cagub, polisi juga melakukan penjagaan gedung tempat penyelenggaraan debat,” ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (11/1/2017).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta akan menyelenggarakan debat cagub di Hotel Bidakara, Tebet, Jakarta Selatan. Rencananya, Plt Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono menghadiri acara tersebut.

Debat cagub merupakan bagian dari tahapan penyelenggaraan Pilkada. Pilkada DKI diikuti 3 pasang calon gubernur. Pasangan nomor urut 1 Agus HArimurti Yudhoyono – Sylviana Murni. Nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Syaiful Hidayat. Pasangan nomor urut 3 Anies R. Baswedan - Sandiaga Uno.

 

 

Jakarta > Pemerintahan

Debat Cagub DKI

Anies Janji Seluruh Tarif Transportasi Umum Rp 5000

Jumat, 27 Januari 2017 20:52 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Sumber : DBS

 Transportasi Massal Jakarta
Transportasi Massal Jakarta

Share this





Angkutan massal yang ada di DKI Jakarta belum menjangkau seluruh lini di Ibukota.

JAKARTA – Selama ini fasilitas publik terutama untuk transportasi umum bagi warga dinilai masih kurang memadai. Pasalnya, Angkutan massal yang ada di DKI Jakarta belum menjangkau seluruh lini di Ibukota.

Untuk itu, Calon Gubenur Nomor Urut 3, Anies Baswedan berjanji akan membenahi rute angkutan massal jika nantinya dipercaya memimpin Ibukota. Selain membenahi trayek, Mantan Menteri Pendidikan ini juga menerapkan seluruh tarif transportasi umum sebesar Rp 5000.

“Kita akan menyiapkan tarif lima ribu rupiah untuk seluruhnya tidak ada lagi tiket terusan, semuanya terintegrasi,” ujar Anies saat Debat Cagub Pilkada di Jakarta, Jumat (27/1/2017).

Menurut Anies, sistem pengenaan tarif Tranjakarta yang berlaku saat ini masih memberatkan warga Jakarta. Terlebih, data dari keluhan warga bahwa angkutan massal yang tersedia tidak menjangkau hingga ke lokasi pemukiman. “Nanti semua dekat rumah dan sampai ke yang dituju,” ucap dia.

Selain itu, keberadaan Mass Rapid Transit (MRT) akan dijadikan sebagai transportasi utama di Jakarta.  Sehingga, nantinya seluruh warga akan beralih menggunakan transportasi massal.

Jakarta > Pemerintahan

Debat Cagub DKI

AHY Sebut PNS DKI Takut Sama Gubernur

Jumat, 27 Januari 2017 20:34 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter :

Agus Harimurti Yudhoyono
Agus Harimurti Yudhoyono

Share this





Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebut PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI takut sama gubernur.

JAKARTA – Calon Gubernur DKI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut pegawai negeri sipil Pemerintah Provinsi DKI Jakarta takut sama gubernurnya. Ketakutan itu, kata Agus, muncul karena pemimpin kerap mengancam pecat bawahannya.

Pernyataan itu diungkapkan AHY menanggapi penyampaian visi-misi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di debat Cagub DKI sesi II, Jumat (27/1/2017). Agus mengatakan mengancam bawahan justru membunuh kreatifitas. Apalagi jika dipertontonkan di depan umum.

Ia menambahkan akibat pegawai ketakutan terhadap pimpinan, bukan tak mungkin bawahan akan memberikan laporan ABS (Asal Bapak Suka) kepada pimpinan. “Jadi kalau ada jalan yang rusak, tidak dilaporkan, karena mereka takut kepada atasan,” tuturnya.

AHY yang bertekad menciptakan aparat berintegritas dan humanis mengatakan pendapat soal ketakutan PNS DKI terhadap gubernur ia dapat setelah bergerilya ke masyarakat selama 3 bulan belakangan ini. Gerilya adalah istilah Agus mengunjungi warga di masa kampanye.  

 

  

 

Jakarta > Pemerintahan

Debat Cagub DKI

Ini Visi Cagub DKI Soal Reformasi Birokrasi

Jumat, 27 Januari 2017 20:12 WIB
Editor : Andi MZ | Sumber : DBS

Calon Gubernur DKI
Calon Gubernur DKI

Share this





Cagub DKI membeberkan visi soal reformasi birokrasi dalam debat Cagub DKI sesi II yang digelar KPU DKI

JAKARTA – Calon gubernur dan wakil gubernur DKI memaparkan visi misinya soal reformasi birokrasi birokrasi, pelayanan publik dan penataan kota. Visi itu dipaparkan dalam debat Cagub DKI sesi II pada Jumat (27/1/2016).

Calon Gubernur DKI nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono bertekad menciptakan birokrasi yangh berintegritas dan humanis. Ia yakin birokrasi yang berintegritas sekaligus humanis akan menjadikan masyarakat akan merasa memiliki Jakarta.

Calon Gubernur DKI nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama akan menciptakan pelayanan publik dengan konsep bersih, transparan, dan profesional. Ia memberikan contoh, Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP). “Kami tidak bikin badan perizinan, tapi badan pelayanan sebagai bukti melayani masyarakat,” kata Ahok.

Sementara itu, calon Gubernur DKI nomor urut 3 Anies Rasyid Baswedan bertekad mengembalikan pretasi Pemprov DKI. Ia membeberkan, beberapa prestasi Pemrov DKI di bawah kepemimpinan Ahok yang tak menggembirakan. Antara lain laporan keuangan hanya mendapat penilaian Wajar Dengan Pengecualian.

Anies mengatakan untuk membangun birokrasi tidak hanya dibutuhkan good governance tapi open governance. Artinya, pemimpin harus melibatkan rakyat. “Pemimpin harus merangkul, bukan memukul,” ujarnya.

 

Jakarta > Pemerintahan

Debat Cagub Besok Harus Lebih Konkret

Kamis, 26 Januari 2017 20:05 WIB
Editor : Wahyu AH | Sumber : DBS

Ilustrasi Pilkada DKI Jakarta.
Ilustrasi Pilkada DKI Jakarta.

Share this





Sebelumnya, pernyataan para cagub cawagub masih bersifat abstrak. Jadi, terkesan hanya wacana.

JAKARTA – Debat kedua calon gubernur (Cagub) dan calon wakil gubernur (Cawagub) DKI Jakarta berlangsung besok di Hotel Bidakara. Tema yang diangkat adalah reformasi birokrasi, pelayanan publik, serta penataan kawasan perkotaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono berharap debat berlangsung lebih seru dari sebelumnya dan tidak terlalu abstrak.

“Pada debat pertama, seluruh pasangan calon tidak secara rinci menjelaskan solusi permasalahan yang terjadi di Jakarta. Saya ingin diskusinya lebih dalam agar lebih terukur, jangan hanya sajikan wacana. Misal, partisipasi perlu baik, kapasitas perlu ditingkatkan, itu abstrak. Tapi how-nya bagaimana. Ada baiknya lebih konkret," ucap Sumarsono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2017).

Sebab, usulan yang konkret bisa menjadi pertimbangan guna menangani permasalahan yang terjadi saat ini di Ibu Kota. “Kalau abstrak, normatif semua juga bisa melakukannya. Kami pun ingin melihat bagaimana usul mereka,” pungkasnya.

Jakarta > Pemerintahan

Debat Cagub DKI

Ini Pertimbangan KPU DKI Pilih Moderator Debat

Kamis, 26 Januari 2017 14:16 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Datta Dirgayusa

Ketua Komisi KPU DKI Jakarta, Sumarno,
Ketua Komisi KPU DKI Jakarta, Sumarno,

Share this





KPU DKI pilih moderator debat dengan pertimbangan integritas, profesional dan netralitas.

JAKARTA - KPU DKI menunjuk Tina Talisa dan Eko Prasojo sebagai moderator dalam debat kedua cagub DKI. Tina adalah praktisi penyiaran sedangakan Eko merupakan pakar pemerintah yang pernah menjabat Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Ketua Komisi KPU DKI Jakarta, Sumarno, mengatakan penunjukan moderator didasari berbagai pertimbangan. Antara lain, moderator adalah seorang tokoh, memiliki integritas, profesional dan yang terpenting netral dalam Pilkada. “Tokoh itu bisa berlatarbelakang akademisi atau profesi lainnya yang sesuai dengan tema debat,” tuturnya, Kamis (26/1/2016).

Sumarno menceritakan, pada debat pertama yang digelar 2 pekan lalu, KPU DKI masih melihat terdapat berbagai kekurangan seperti kurangnya eksplorasi jawaban dari pasangan calon. “Dengan alasan itu, kami menambahkan moderator ahli di debat kedua nanti,” ujarnya saat ditemui di gedung KPU DKI Jakarta, Salemba.

Ia menambahkan, debat bukan sekadar pemaparan visi misi dan program, tetapi juga menggali jawaban dari para pasangan calon dengan pertanyaan-pertanyaan yang lebih interaktif. "Kami sepakat bila seseorang praktisi penyiaran seperti Tina Talisa dan mantan Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi seperti Eko Prasojo bisa menggali jawaban-jawaban pasangan calon,” katanya.

 

Jakarta > Pemerintahan

Debat Cagub DKI

Ini Perbedaan Debat Kedua Cagub DKI

Kamis, 26 Januari 2017 13:53 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Datta Dirgayusa

Sumarno, Ketua KPU DKI,
Sumarno, Ketua KPU DKI,

Share this





Debat kedua Cagub DKI akan tampil beda. Debat dipandu 2 moderator dan durasinya lebih panjang dari debat sebelumnya.

JAKARTA – Debat kedua Cagub DKI akan digelar pada Jumat (27/1/2017). Debat ini memiliki perbedaan dengan acara sebelumnya. Debat kedua akan dipandu oleh 2 moderator. Yakni Tina Talisa  dan Eko Prasojo.  Sebelumnya debat hanya dipandu 1 moderator, Ira Koesno.

Tina adalah praktisi penyiaran. Sedangkan Eko merupakan mantan Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Debat ini berlangsung di Hotel Bidakara dengan mengusung tema  "Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik serta Penataan Kawasan Perkotaan".

Sumarno, Ketua KPU DKI, mengatakan selain itu, durasi debat kedua juga lebih panjang. Debat kedua akan berdurasi 120 menit. “Jumlah tamu undangan dari masing-masing pasangan calon 120 orang. Sebelumnya, kami membatasi hanya 100 orang,” tuturnya, Kamis (26/1/2017).

Sumarno menegaskan, pihak KPU DKI sebagai penyelenggara tidak ikut campur tangan soal pertanyaan-pertanyaan yang akan dilontarkan kepada pasangan calon. Hal itu diserahkan sepenuhnya kepada panelis. “Persiapan debat kedua sudah 99 persen,” ujarnya. 

Jakarta > Pemerintahan

Debat Cagub DKI

Ini Persiapan Tina Talisa Jadi Moderator Debat Cagub DKI

Rabu, 25 Januari 2017 15:26 WIB
Editor : Andi MZ | Sumber : DBS

Tina Talisa
Tina Talisa

Share this





Jadi moderator Debat Cagub DKI, Tina Talisa menyiapkan tiga hal. Mulai dari persiapan pikiran, fisik dan mental.

JAKARTA – Tina Talisa akan menjadi moderator debat Cagub DKI yang akan digelar Jumat (27/1/2017). Presenter kenamaan ini akan memandu jalannya debat kedua ini bersama Eko Prasojo. Sebelumnya, KPU DKI menyelenggarakan debat pertama dan dipandu oleh Ira Koesno.

Apa saja persiapan Tina untuk tampil di acara tersebut? Kelahiran Bandung   24 Desember 1979 ini mengaku memiliki 3 persiapan. Yakni pikiran, fisik, dan mental. Ia menjelaskan persiapan pikiran dilakukan dengan cara mempelajari visi dan misi. “Saya mempelajari visi misi pasangan calon utamanya berkaitan dengan tema debat,” tutur Tina, Rabu (25/1/2017).

Dari persiapan fisik, Tina menjaga kesehatan. Ia mengatakan fisik harus disiapkan karena debat akan berlangsung lama, 120 menit. “Apalagi saya sedang hamil. Saya harus memastikan sebelum debat dalam kondisi fit,” tutur alumnus Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran Bandung ini.

Ia mengatakan, mental juga harus disiapkan. Pasalnya, debant Cagub DKI dihadiri ratusan pendukung pasangan calon dan mereka antusias mengikuti acara tersebut. "Persiapan mental lebih dengan mengelola suasana supaya lancar, agar pasangan calon bisa menyampaikan gagasannya untuk Jakarta,” tuturnya.

 

 

Jakarta > Pemerintahan

Debat Cagub DKI

Tampil dengan Dua Moderator

Selasa, 24 Januari 2017 15:55 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter :

Ketua KPU DKI Sumarno
Ketua KPU DKI Sumarno

Share this





Debat kedua Cagub DKI tampil dengan dua moderator dan durasi lebih panjang.

JAKARTA – Debat cagub DKI tahap kedua akan digelar pada Jumat (27/1/2017). Berbeda dengan sebelumnya, debat kali ini akan dipandu 2 moderator. Debat pertama dipandu 1 moderator, Ira Koesno. Pada debat kedua dipandu oleh Eko Prasojo dan Tina Talisa.  Selain itu durasi debat juga akan ditambah.

Ketua KPU DKI Sumarno menjelaskan penambahan moderator dan durasi merupakan hasil evaluasi dari debat pertama. Sumarno menilai debat pertama tidak menyentuh substansi tema acara. “Tapi secara keseluruhan, debat berlangsung sukses,” tutur Sumarno, Selasa (24/1/2017).

Sumarno mengatakan , pada debat kemarin, ada kajian kritis namun waktunya kritis sehingga 3 calon belum mengungkapkan hal-hal substansial. Karena itu, debat itu perlu menghadirkan moderator ahli. “Moderator ahli dipilih dari kalangan akademisi sesuai tema debat,”  ujarnya.

Debat kedua, mengangkat tema 'Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik serta Penataan Kawasan Perkotaan'. Sedangkan moderator ahli adalah Eko Prasojo, mantan Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Eko juga guru besar administrasi publik di Universitas Indonesia. 

 

Jakarta > Pemerintahan

KPU DKI : Tema Debat Kedua Akan Lebih Spesifik

Jumat, 20 Januari 2017 14:24 WIB
Editor : Dany Putra | Sumber : DBS

Ketua KPU DKI Sumarno
Ketua KPU DKI Sumarno

Share this





Pada debat kedua KPU DKI akan memberikan tambahan waktu bagi pasangan calon dalam menjawab.

JAKARTA – Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta Sumarno mengatakan, tema debat kandidat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI yang kedua akan dilangsungkan pada hari Jumat 27 Januari 2017, akan lebih spesifik.

Debat kedua tetap akan digelar di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan. Sumarno mengatakan, penyelenggaran sudah mengevaluasi debat kandidat pertama. Sehingga, KPU DKI menentukan tema yang lebi spesifik.

"Tentu kan beberapa evaluasi yang kemarin kan temanya, ini lebih spesifik, kemarin agak banyak. Sekarang lebih spesifik lagi. Jadi harapannya supaya lebih fokus," kata Sumarno saat ditemui di kantornya, KPU DKI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Jumat (20/1/2017).

Dia melanjutkan, pada debat kedua pihaknya akan memberikan tambahan waktu. Persiapan juga masih terus dilakukan oleh tim penyelenggara. Lokasi debat dipilih ditempat yang sama karena lokasi yang strategis dan mudah terjangkau.

"Kemudian waktunya kemarin kan memang cukup singkat ya, ini akan dikaji apakah perlu ada penambahan waktu. Tempatnya di Hotel Bidakara sudah fix. Karena butuh tempat yang cukup strategis, kemudian dari segi keamanan, kemudian juga untuk penyiara media TV," tutupnya.

Jakarta > Pemerintahan

Debat Cagub DKI

Agus Harimurti Unggul di Debat, Djarot Sebut Ora Popo

Rabu, 18 Januari 2017 10:43 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Amin Hayyu Al Bakki

Djarot Syaiful Hidayat saat blusukan ke Kelapa Dua Wetan
Djarot Syaiful Hidayat saat blusukan ke Kelapa Dua Wetan

Share this





Agus Harimurti Yudhoyono dianggap unggul dalam debat cagub DKI Jakarta. Djarot menyebut ora popo.

CIRACAS- Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono menganggap unggul dalam debat yang diselenggarakan KPU DKI. Debat cagub yang berlangsung di Hotel Bidakara, (13/1/2017), itu mengangkat tema pembangunan sosial ekonomi masyarakat.  

Menanggapi hal itu, calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari pasangan nomor urut dua, Djarot Syaiful Hidayat mengatakan tidak apa-apa jika Agus beranggapan demikian.  "Ora popo, biar kelihatan sekali kalau 'saya paling baik'," kata Djarot usai blusukan di Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (16/1/2017) sore.

Djarot mengatakan masyarakatlah yang seharusnya menilai penampilan debat kandidat calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. "Itu (kalau menilai sendiri) namanya narsis, ndak kalau saya memuji diri saya sendiri narsis ndak? tanya Djarot kepada awak media.