Selasa, 05 Juni 2018 10:58:00
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih
Pohon imitasi
Pohon imitasi yang terpasang di Jalan Thamrin. (foto-foto; Facebook Koalisi Pejalan Kaki)
Foto : istimewa
 

JAKARTA - Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta langsung mencabut puluhan pohon imitasi yang terpasang di sepanjang jalan Medan Merdeka Barat hingga Jalan Tamrin. Sebab, keberadaan pohon menjadi polemik di media sosial.

Kepala Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta Yuli Hartono juga khawatir, bila tidak segera dicabut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kaan semakin di-bully netizen.

“Ya sudah setop dulu, kasihan Pak Gubernur di-bully di medsos, Twitter," kata Yuli saat ditemui di Kantor Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta, Jalan Taman Jatibaru , Jakarta Pusat, Senin (4/6/2018).

Yuli pun merasa bingung. Sebab, pohon yang sama sempat terpasang di tempat yang sama pada tahun sebelumnya. Namun, kenapa baru sekarang menjadi polemik? Bahkan, sampai melebar ke masalah anggaran.

Dianggap membuang-buang uang. Padahal, anggarannya bukan tercetus pada masa Gubernur Anies-Sandi, tetapi sejak pemerintahan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.

"Juni 2017 masih siapa? Ahok kan.? "Jakarta ini aneh, enggak boleh bagus. Bagusnya zaman dulu doang," katanya

Yuli menegaskan setelah dicabut, pohon-pohon tersebut kini berada di Gudang Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta. Selanjutnya, ia akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait soal penataan ulang lampu imitasi yang dibandrol dengan harga Rp 8.272.150 per pohon tersebut. "Kalau warga minta pasang lagi, baru saya pasang," tukasnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda