Jakarta > Pemerintahan

Ide Gubernur DKI Ditentang Kakorlantas Polri

Senin, 13 November 2017 19:38 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Chandra Purnama

larangan sepeda motor
Anies Baswedan berencana mencabut larangan sepeda motor di Thamrin-Sudirman.
Foto : istimewa

Share this








Kakorlantas Polri menilai ide gubernur DKI mencabut larangan sepeda motor di kawasan MH Thamrin kurang tepat.

JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri  Irjen Pol Royke Lumawa menegaskan tidak setuju dengan wacana Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tentang pencabutan larangan sepeda motor di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat. 

"Ya kalau itu mengenyampingkan angkutan umum enggak setuju, tetap harus mengutamakan angkutan umum. Angkutan umum harus dibesarkan," kata Royke di Mapolda Metro Jaya, Senin, (13/11/2017).

Namun, ia yakin pemerintah daerah dalam hal ini telah memperhitungkan segala untung rugi jika memang akan memperbolehkan motor melintas di Jalan MH Thamrin.

"Tapi saya enggak tahu alasan beliau apa ya. Kalau tanya ke saya, bagaimanapun juga di kota metropolitan seperti ini kendaraan umum harus diutamakan daripada kendaraan pribadi seperti mobil," imbuhnya.

Sebelumnya, Gubernur Anies Rasyid Baswedan menyampaikan hendak memperbolehkan motor kembali melintas di Jalan MH Thamrin-Sudirman. Menurutnya, ribuan pelaku UMKM yang menyuplai makanan serta minuman harus melintas di sepanjang Jl MH Thamrin – Sudirman, Jakarta Pusat.

Pasalnya, Anies berencana menghidupkan lagi pelaku UMKM yang tercatat sebanyak 470 ribu orang di Jakarta.

Selain itu, Anies berkesimpulan bahwa jalan protokol harus bisa diakses oleh semua lapisan masyarakat mulai dari pejalan kaki, pengguna kendaraan roda dua, roda empat atau lebih. Anies berencana merevisi Pergub peninggalan Ahok.