Jakarta > Pemerintahan

Hujan Deras, Transjakarta Kotor Saat Penutupan Asian Games

Senin, 03 September 2018 11:41 WIB
Editor : Fauzi | Reporter :

Transjakarta
Kondisi lantai bagian dalam Transjakarta yang basah akibat hujan.
Foto : Yatti Febriningsih

Share this








Pengelola Transjakarta tidak mempermasalahkan bus yang kotor saat penutupan Asian Games, akibat hujan deras yang melanda Ibukota.

JAKARTA – JAKARTA - Acara penutupan atau clossing ceremony Asian Games 2018 sukses digelar tadi malam di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, 2 September 2018. Acara ini sukses didukung banyak pihak mulai dari Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI hingga PT Tansportasi Jakarta (Transjakarta). 

PT Transjakarta sendiri menyediakan ratusan bus guna mendukung perhelatan akbar ini. Bahkan, pihaknya juga menyediakan bus gratis bagi masyarakat yang ingin menyaksikan acara tersebut. Sayangnya, sebelum acara dimulai, Jakarta diguyur hujan dengan intensitas yang cukup besar. Hal ini kemudian berdampak pada jalanan yang basah dan kotor karena adanyabtanah di sekitar area GBK. Secara tidak langsung hal ini akan ikut berdampak pada kebersihan bus Transjakarta. 

Berdasarkan pantauan Infonitas.com, para pelanggan yang ingin menaiki bus menggundu halte-halte luat yang disediakan. Sayangnya mereka mengbaikan tanah dan menginjaknya hingga memasuki bus. Tentu saja itu membuat kondisi bus kotor dan becek. 

Melihat kondisi itu, Kepal Humas PT Transjakarta tidak terlalu memusingkannya. Sebab kata dia, pihak Transjakarta punya agenda rutin untuk membedaihkan bus-bus mereka. Dan ini hanya membuat bua mereka lebih banyak yang kotor saja dari hari-hari biasanya. “Kebersihan sarana dan prasana memang sudah jadi mutlak. Apalagi di sektor pelayanan. Jadintidak ada yang berbeda baik soal pembersihan hingga biayanya,” kata Wibowo, Senin (3/8). 

Sebagai Informasi, PT Transjakarta sebelumnya menyediakan 50 unit bus gratis untuk menuju Stadion Gelora Bung Karno (GBK) dalam rangka closing ceremony Asian Games, Minggu (2/9/2018). Bus ini melayani rute Harmoni-Bundaran Senayan.