Jakarta > Pemerintahan

Hati-hati Tidak Bayar Pajak Selama Tiga Tahun Kendaraan Akan Dikandang

Jumat, 11 Agustus 2017 14:00 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Yatti Febriningsih

Ilustrasi Razia kendaraan
Ilustrasi Razia kendaraan
Foto : M Nashrudin Albaany

Share this








Kendaraan yang dikandangkan ini akan dikenakan retribusi penyimpanan kendaraan sebesar Rp 500.000 per malam.

JAKARTA - Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Edi Sumantri mengatakan pihaknya tak akan segan-segan mengkandangan kendaraan bermotor yang tidak membayar pajak kendaraan bermotor (PKB).

Hal ini disebutkan saat menghadiri penandatangan perjanjian kerja sama (PKS) tentang Optimalisasi Penerimaan Pendapatan Daerah dan Pusat melalui STNK dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), di Balai kota Jakarta hari ini, Jumat (11/8/2017). 

“Saya menandatangani PKS ini bersama dengan Dirlantas Polda Metro Jaya untuk melakukan razia atau operasi bersama kendaraan bermotor terkait kewajiban pengesahan STNK dan TNKB yang didalamnya terkait pembayaran pajak,” katanya.

Di mengatakan, kendaraan yang akan dikandangkan adalah kendaran bermotor yang tidak membayar PKB selama tiga tahun berturut-turut. Dimana nantinya Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan langsung turun untuk menindaklanjuti masalah pengandangan sepeda motor tersebut.

“Kendaraannya akan ditahan atau dikandangkan. Nanti ditaruh di tempat penyimpanan kendaraan bermotor milik Dishub DKI. Kendaraan yang dikandangkan ini akan dikenakan retribusi penyimpanan kendaraan sebesar Rp 500.000 per malam. Ini diluar pajak dan sanksi denda. Berlaku untuk motor maupun mobil,” tegasnya.

Edi mengatakan setelah penandatanganan ini, pihaknya akan melakukan razia kendaraan bermotor di lima titik di Jakarta mulai pukul 13.00 WIB. Edi mengataakn kedepannya razia ini akan dilakukan rutin dan melibatkan instasnsi terkait. 
“Razia ini akan dilakukan terus menerus. Bahkan direncanakan razia kendaraan bermotor yang menunggak pajak akan dilakukan hingga tingkat polsek. Jadi mereka dicegat sampai tingkat kecamatan,” imbuhnya.