Jumat, 06 Juli 2018 17:00:00
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Yatti Febriningsih
Evaluasi Ganjil Genap, BPTJ: Minggu Depan Kita Lakukan Peringatan
Uji coba sistem ganjil genap di Jalan Benyamin Sueab, Jakarta Utara
Foto : Adi Wijaya
 

JAKARTA - Perluasan kebijakan ganjil genap sejumlah jalan arteri Jakarta sudah resmi diuji coba sejak Senin (2/7/2018) kemarin. Setelah empat hari mulai dilakukan evaluasi untuk  kebijakan ini oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Dalam laporannya kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Jumat (7/7) pagi ini di Balai kota, Jakarta, Kepala BPTJ Bambang Prihartono membenarkan jika pada tahap awal masih banyak pengendara yang melanggar kebijakan soal aturan ganjil genap ini.

“Pertama belum steril, masih ada misalnya tanggal genap masih campur ada ganjil ya tapi gak apa-apa itu saya lihat mulai tertib mulai teratur, tanggal genap mobil ganjil masih ada tapi, nggak signifikan,” kata Bambang.

Setelah seminggu, Bambang berencana akan mulai menerapkan peringatan-peringatan bagi pengendara yang melanggar dan akan diberlakukan mulai minggu depan.

“Supaya harapannya dengan seminggu ini kan sudah mulai tahu dan mereka juga sudah mulai tahu pola perjalanan masing-masing,” lanjutnya.

Sistem ganjil genap selama Asian Games ini akan berlaku selama 15 jam per hari untuk dua sesi yakni pagi pada pukul 06.00-10.00 WIB dan sore pada pukul 16.00-20.00 WIB. Untuk Asian Games waktu ganjil genap diperluas mulai dari 06.00 WIB sampai 21.00 WIB.

Kebijakan ini berlaku di beberapa titik yakni Jalan Ahmad Yani, Jalan DI Panjaitan, Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Subroto, sebagian Jalan S Parman, Jalan Rasuna Said, Jalan RA Kartini, Jalan Metro Pondok Indah hingga Jalan Benyamin Sueb.

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda