Jakarta > Pemerintahan

Enam Periode Jabat Ketua RT, Bapaknya Sandiaga Sering ‘Nombok’

Rabu, 15 November 2017 13:33 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Yatti Febriningsih

Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno
Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.
Foto : Rendy MR

Share this








Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno cerita tentang bapaknya pernah Jabat ketua RT selama enam periode yang selalu nombok setiap ada kegiatan warga.

JAKARTA -  Sandiaga Uno, Wakil Gubernur DKI Jakarta bercerita tentang bapaknya, Razif Halik Uno yang pernah menjabat ketua Rukun Tetangga (RT). Saat memimpin warga dengan skala kecil, tak jarang bapaknya kerap menggunakan uang sendiri  atau 'nombok' dalam penyelenggaran kegiatan. Kejadian itu, berlangsung selama enam periode.

“Pengalaman dari Ayah saya, tiap bulannya nombok. Jadi mereka ini kerja sosial. Apa yang diberikan oleh Pemprov sebagai tunjangan operasionalnya itu rata-rata sama mereka habis untuk mengurusi warga,” ujar Sandiaga di Balai Kota Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Oleh karenanya, ia mengapresiasi kerja para RT/RW selama memimpin warga dalam skala kecil. Caranya dengan menata kembali regulasi tentang RT/ RW terutama terkait pemilihan ketua.

“Tapi kita perlu tata dengan lebih baik ke depan tentang pemilihannya dan bagaimana mereka bisa menjadi pengayom bagi warga,” kata Sandiaga.

Namun, ia enggan memberikan tambahan honor dari kantong pribadinya untuk pengurus RT/RW. Sebab, selama ini Pemprov telah menganggarkan anggaran operasional untuk mereka. Terlebih, ada kebijakan baru tentang kenaikan dana operasional RT/RW.

“Kalau enggak salah sudah teranggarkan untuk kenaikannya,” kata Sandiaga.

Ia berdalih, bahwa rata-rata pengurus RT/RW tidak mempersoalkan honor. Tetapi, lebih menginginkan perhatian dari pemerintah dalam hal pelaksanaan tugas mengayomi masyarakat.

“Rata-rata mereka habis untuk mengurusi warga. Jadi kita perlu apresiasi RT RW ini, tapi kita perlu tata dengan baik ke depan tentang pemilihannya dan bagaimana mereka bisa menjadi pengayom bagi warga,” jelas Sandiaga.