Jakarta > Pemerintahan

DPRD DKI Pertanyakan Anggaran OKE OCE Hingga Rp 98 Miliar

Senin, 10 September 2018 16:38 WIB
Editor : Galih Pratama | Reporter : Yatti Febriningsih

Ilustrasi Program OK OCE
Ilustrasi Program OK OCE
Foto : istimewa

Share this








Anggaran OKE OCE mencapai 98 miliar jadi pertanyaan besar DPRD DKI Jakarta. DPRD DKI akan krocek terlebih dahulu sebelum mengesahkan anggaran itu.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta menganggarkan dana sebesar Rp 98 milliar. Biaya tersebut diperuntukkan untuk menyukseskan program One Kecamatan One Center of Economy (OK-OCE).

Dana tersebut menjadi perhatian khusus dari DPRD DKI Jakarta. Menjadi pertanyaan adalah anggaran 10 miliat untuk pembuatan partisi dan pendingin ruangan atau AC yang tersebar di 44 kantor OKE OCE di wilayah Jakarta. Selain AC, dana tersebut juga diketahui digunakan untuk menata ruang kerja di setiap kantor kecamatan.

“Jadi ya itu orang yang ditugasin di situ apa namanya, konsultan-konsultan gaji dialah,” kata Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus di kantor DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon sirih, Senin (10/8/2018).

Meski begitu, Bestari belum bisa memastikan soal rincian yang dikeluarkan untuk pembelian AC tersebut. Terkait hal ini, ia mengatakan harus bertanya lebih lanjut kepada pihak yang bersangkuan. Dalam hal ini ialah kantor-kantor OK OCE sendiri, pihak DPRD seperti komisi D dan komisi E.

“Tapi bahan enggak ada dikasih. Terus nanti kita suruh ikut bertanggung jawab sama-sama, mana mau saya. Makanya kan harus ditunda dulu, tunda panjang, baru bener,” kata dia.

Seperti diketahui, OK OCE merupakan program kewirausahaan yang diandalkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat berkampanye pada Pilkda DKI Jakarta 2017. Dengan adanya program OK OCE dtargetkan bisa menampung 200.000 wirausahawan baru di Jakarta sekaligus mengurangi angka pengangguran.

Selain untuk pembuatan ruang kerja, anggaran OK OCE juga dialokasikan pembayaran bagi pembina kewirasuhaan, pendamping kewirausahaan, membuka co-working space dan betawi store, pengelolaan co-working space dan betawi store.