Jakarta > Pemerintahan

Djarot Targetkan 50 Persen RW di DKI Punya Bank Sampah

Minggu, 16 Juli 2017 13:48 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Yatti Febriningsih

Bank Sampah Berbudi 2 Setiabudi, Jakarta Selatan.
Bank Sampah Berbudi 2 Setiabudi, Jakarta Selatan.
Foto : Adresau Sipayung

Share this








Djarot menyadari persoalan sampah saat ini masih menjadi kendala di tiap RW yang belum memiliki bank sampah.

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, pihaknya akan menargetkan 50 persen RW di Jakarta harus memiliki bank sampah. Hal ini untuk mengatasi persoalan sampah yang sangat banyak di Jakarta.

“Sampah mandiri itu dilingkungan RW masing-masing wilayah. Dimana kelurahan masing-masing dan mereka membuat bank-bank sampah. Kita sudah wajibkan setiap RW paling nggak punya satu bank sampah,” tutur Djarot di Kota Tua, Jakarta, Minggu (16/7/2017). 

Djarot menyadari persoalan sampah saat ini masih  menjadi kendala di tiap RW yang belum memiliki bank sampah. Oleh karena itu dirinya menargetkan setidaknya 50 persen RW yang ada di seluruh DKI Jakarta bisa memiliki bank sampah sendiri.  “Kita mengakui bahwa belum semua RW punya bank sampah. Tapi kita dorong paling tidak 50 persen RW punya bank sampah,” lanjutnya.

Selain bank sampah, lanjut Djarot, agar masyarakat bisa mengolah sampah sendiri masyarakat  harus memanfaatkan sampah sesuai dengan fungsi yang bisa digunakan seperti pupuk dan hal lainnya. 

“Sehingga sampah-sampah anorganik bisa diolah di Bank Sampah. Sedangkan sampah-sampah organik kami yang akan mengolah. Atau masyarakat bisa mengolah jadikan pupuk dan biogas,”imbuhnya.