Jakarta > Pemerintahan

Pasca Vonis Ahok

Djarot Heran Diajak Rekonsiliasi oleh GNPF MUI

Kamis, 18 Mei 2017 13:49 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Yatti Febriningsih

Djarot Saiful Hidayat.
Djarot Saiful Hidayat.
Foto : Yatti Febriningsih

Share this








Djarot mengaku tidak tahu alasan rekonsiliasi antara massa GNPF MUI dengan pendukung Ahok.

JAKARTA – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Majelis Ulama Indonesia (MUI) berencana mengajak rekonsiliasi dengan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat. Namun, Djarot justru menilai rencana tersebut aneh.

"Siapa yang ngomong? Rekonsiliasi itu seperti apa. Kita ini kan tidak berbuat apa-apa. Kok aneh, orang kita nggak ada macam-macam kok rekonsiliasi," kata Djarot kepada Wartawan di Balai Kota, Kamis (18/5/2017).

Saat ditanya lebih lanjut, Djarot mengaku tidak tahu alasan rekonsiliasi antara massa GNPF MUI dengan pendukung Ahok tersebut. Terlebih, Djarot juga tidak merasa mempunyai masalah atau pun musuh dengan GNPF.

"Nggak tahu saya, nggak ngerti saya. Kita tidak pernah menganggap mereka lawan. Kita juga tidak pernah mencaci maki mereka, malah kita menganggap mereka saudara kita loh," lanjut Djarot.

Terkait hal ini, Djarot meminta agar kedua belah pihak bisa saling menghargai satu sama lain. Itu perlu dilakukan agar tidak memimbulkan kesalahpahaman dan konflik ke depannya.

"Jadi, mari kita memandang semua saudara, harus saling menghormati dan menghargai. Hati-hati ketika melakukan tindakan dan sebagainya. Kita itu negara Pancasila, Bhineka Tunggal Ika. Kalau kita merasa sebagai sebangsa dan seTanah Air harus saling menghormati dong," pungkasnya.