Jakarta > Pemerintahan

Diduga Curangi Lelang Rusun Pondok Kelapa, Pemprov Dilaporkan ke KPPU

Jumat, 02 Maret 2018 19:08 WIB
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Yatti Febriningsih

Ilustrasi (Ist)
Ilustrasi (Ist)
Foto : istimewa

Share this








Pemprov DKI Jakarta dilaporkan ke KPPU terkait adanya dugaan kecurangan terhadap proses pembangunan rumah susun DP 0 rupiah di Pondok Kelapa.

JAKARTA - Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) melaporkan Pemprov DKI Jakarta ke Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) terkait adanya dugaan kecurangan terhadap proses pembangunan rumah susun DP Nol rupiah  di Pondok Kelapa.

Kecurangan terlihat karena tidak ada lelang tender dari Pemporv DKI. Melainkan, menunjuk langsung PD Pembangunan Sarana Jaya dan PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) dengan nilai kontrak senilai Rp 600 miliar.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno justru mempersilahkan Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) melanjutkan proses pelaporannya dan hal itu nantinya bisa menjadi masukan bagi Pemprov DKI Jakarta.

Ia yakin jika penunjukkan terhadap dua pengembang sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Silakan saja di proses kami welcome, kami yakin dikelola dengan tata kelola yang baik dengan proses yang transparan dan juga ada payungnya," tegas Sandiaga di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (2/3/2018).

Sandiaga mengklaim, penunjukkan pada PD Pembangunan Sarana Jaya dan PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) sudah dilakukan secara transparan dan terbuka. Ia berjanji akan membuka secara terang-terangan pada masyarakat.

"Saya harus transparan dan terbuka tidak ada ditutup-tutupi kalo ini menjadi sorotan masyarakat kita harap ini betul-betuk clear bahwa ini untuk kepentingan masyarakat," ungkapnya.

Sekedar informasi, Pemprov DKI Jakarta diduga tidak melakukan lelang untuk pembangunan rumah susun DP nol rupiah di Pondok Kelapa.

Atas hal tersebut, Pemprov diduga melanggar Kepres Nomor 80 Tahun 2003 tentang pengadaan barang dan jasa oleh pemerintah dengan nilai dibatas Rp50 juta harus melalui tender.

Lebih lanjut, Rumah DP Nol di Pondok Kelapa ini sendiri sudah dilakukan groundbreaking pada 18 Januari lalu.