Jakarta > Pemerintahan

Menanti Upah Layak 2018

Dianggap Ingkar, Ini Kata Wagub DKI Soal Penetapan UMP DKI

Kamis, 09 November 2017 14:34 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih

KSPI
KSPI
Foto : istimewa

Share this








Wakil Gubenur DKI Jakarta Sandiaga Uno menanggapi protes KSPI soal UMP DKI dengan bijak. Sandiaga memastikan nasib buruh di Ibu Kota Insya Allah sejahtera.

JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menuding Gubenur dan Wakil Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno ingkar janji karena telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta hanya sebesar Rp 3.648.035.

Wakil Gubenur DKI Jakarta Sandiaga Uno menanggapinya dengan bijak. Dia bersama Anies Baswedan sangat memprioritaskan kesejahteraan para buruh khususnya di DKI Jakarta.

"Pertama-tama komitmen kita untuk meningkatkan kesejahteraan buruh itu all out 100 persen non negotiable. Bahwa Anies-Sandi berada di belakang kesejahteraan buruh. Nomor dua era kita memang sudah bergerak untuk meningkatkan upah murah," ujar Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (9/11/2017).

Soal protes KSPI, Sandiaga tidak mempermasalahkannya. Sejauh ini, dia berhubungan baik dengan KSPI.

"Jadi kita ingin bersinergi terus sama teman-teman serikat pekerja untuk memastikan hubungan industrial yang baik. Dunia usahanya bergerak, lapangan kerjanya tercipta, dan Insya Allah buruhnya juga sejahtera," tukasnya.