Debat Cagub dan Cawagub DKI Bisa Jadi Referensi untuk Warga
Jakarta > Pemerintahan

Debat Cagub dan Cawagub DKI Bisa Jadi Referensi untuk Warga

Senin, 09 Januari 2017 15:28 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Muhammad Azzam

Ketua KPU DKI Sumarno
Ketua KPU DKI Sumarno

Share this





Debat berlangsung selama 3 kali, yakni pada 13 Januari 2017, 27 Januari 2017, dan 10 Februari 2017.

JAKARTA  - KPU DKI Jakarta akan menggelar debat calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) yang akan bertarung di Pikada DKI Jakarta 2017. Gelaran akan dilakukan 3 kali dan disiarkan langsung oleh beberapa stasiun televisi.

Ketua KPU DKI Sumarno berharap ajang tersebut dapat membuat masyarakat lebih mudah menentukan pilihan pada 15 Februari mendatang.

“Mereka bisa menilai. Bagaimana visi misi para cagub dan cawagub nanti. Nanti terlihat bagaimana kapasitasnya, leadershipnya dan segala macam lainnya,” kata Ketua KPU DKI Sumarno saat dihubungi infonitas.com, Senin (9/1/2017).

Debat pertama digelar pada Jumat kemarin di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Ada 4 orang panelis yang ditunjuk menyusun pertanyaan seputar isu sosial dan ekonomi.

Debat kedua berlangsung pada 27 Januari 2017 dan debat ketiga pada 10 Februari 2017. “KPU DKI telah menyusun tema yang berbeda pada setiap debat, selain itu panelis yang dihadirkan pun berbeda-beda,” pungkasnya.

 

 







Jakarta > Pemerintahan

Tempati Urutan Teratas di Survei Politic Marketing, Ini Tanggapan Anies

Kamis, 19 Januari 2017 21:16 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Amin Hayyu Al Bakki

Anies Baswedan. (Amin)
Anies Baswedan. (Amin)

Share this





Dalam survei yang dirilis pada Kamis (19/1/2017), pasangan Anies-Sandi memperoleh suara sebesar 25,3 persen

PULOGADUNG - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menempati urutan teratas dalam survei elektabilitas yang dilakukan oleh lembaga survei Politic Marketing (PolMark). 

Dalam survei yang dirilis pada Kamis (19/1/2017), pasangan Anies-Sandi memperoleh suara sebesar 25,3 persen. Disusul oleh pasangan nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono dengan 23,9 persen suara, serta pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat dengan 20,4 persen suara.

Menanggapi hal tersebut, Anies menyampaikan, dirinya tidak ingin terpaku untuk berpuas diri mengenai hasil survei yang dilakukan oleh lembaga survei apapun. Pelopor Gerakan Indonesia Mengajar itu mengaku akan tetap fokus melakukan kampanye tatap muka untuk meningkatkan elektabilitasnya dan memenangkan Pilkada DKI Jakarta.

"Intinya kita kerja keras dan hasil survei yang muncul hari ini kalau kita lihat menggambarkan kondisi apa yang sebenarnya terjadi," ungkap Anies usai kampanye di Gelanggang Remaja Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (19/1/2017).

Anies menyatakan, bersama Sandiaga Uno dirinya mengaku optimis dan akan terus melakukan sosialiasi melalui relawan maupun simpatisan. Di samping itu, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu menyampaikan, tim suksesnya juga telah melakukan survei internal sehingga memiliki data yang lebih kredibel bagi timnya.

"Dalam pergerakan kampanye itu yang penting poin deltanya. Kami juga lakukan survei internal dan menunjukan kalau elektabilitas kami naik signifikan," tambahnya.

Anies menuturkan, kenaikan elektabilitas itu akan terus dipertahankan olehnya hingga berlangsung sampai hari pencoblosan yang jatuh pada tanggal 15 Februari 2017 mendatang.

"Ini kami pertahankan terus sehingga bisa mencapai puncaknya pada 15 Februari. Karena kalau delta itu stabil maka Insya Allah kita akan bisa mencapai target (suara) di atas 32 persen," tukas Anies.

 







Jakarta > Pemerintahan

Pilkada DKI

Mpok Sylvi Dituding Terlibat Korupsi, AHY Sebut Ada Aroma Politik Tinggi

Kamis, 19 Januari 2017 20:22 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Cagub AHY di Petak Sembilan, Taman Sari, Jakart Barat. (Adi)
Cagub AHY di Petak Sembilan, Taman Sari, Jakart Barat. (Adi)

Share this





Tudingan korupsi pada Mpok Sylvi ditanggapi Cagub DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono dengan dugaan permainan politik.

TAMAN SARI - Cagub DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai 'miring' terkait dugaan korupsi bantuan sosial Kwarda Pramuka DKI Jakarta dan Masjid Agung Wali Kota Jakarta Pusat, yang melibatkan pasangan Cawagubnya, Sylviana Murni. Menurutnya, mencuatnya kasus itu hanya sebagai permainan politik menjelang Pilkada serentak.

"Saya sayangkan. Sepertinya, ada aroma politik tinggi di balik dugaan kasus ini,"ujar Agus usai kampanye di kawasan Petak Sembilan, Kelurahan Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat, Kamis (19/1/2017).

Dia menduga, ada pihak lain yang sengaja mencari kesalahan terhadap pencalonannya dalam Pilkada. Akibatnya, agar Agus-Sylvi dipojokkan, didegrasasikan dan disudutkan. 

"Jadi seolah-olah dugaan kasus itu benar terjadi dan melibatkan Mpok Sylvi,"ungkapnya.

Agus mengklaim, Sylvi bersih dari korupsi. Ia mengaku telah berdiskusi dengan Sylvi dan menanyakan kasus tersebut.

"Mpok Sylvi menegaskan kepada kami, dia tak terlibat sedikit pun,"tegasnya.

 







Jakarta > Pemerintahan

30.102 Laporan RT/RW Masih Masuk Aplikasi Qlue Selama Januari 2017

Kamis, 19 Januari 2017 19:56 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Sumber : DBS

Ilustrasi aplikasi Qlue
Ilustrasi aplikasi Qlue

Share this





Founder dan CE Qlue Indonesia, Rama Raditya mengaku tetap optimistis atas regulasi baru terkait penghentian laporan RT/RW di Jakarta

JAKARTA – Aplikasi Qlue sat ini menjadi pertanyaan bagi warga DKI Jakarta dengan pro-kontra yang ada. Khususnya, terkait dengan isi laporan aplikasi Qlue mengenai laporan RT/RW di seluruh wilayah DKI Jakarta.  Apalagi, setelah ada Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No 2432 2016 yang mengembalikan sistem laporan RT/RW pada sistem manual.

Founder dan CE Qlue Indonesia, Rama Raditya menyatakan, meski laporan RT/RW sudah dikeluhkan sebagian warga dan Pemprov DKI Jakarta untuk ditutup, sebanyak 30 102 laporan dari akun RT/RW masih masuk selama Januari 2017 ini.

“Angka ini selalu menjadi acuan kami. Jumlah postingan tanpa peraturan justru memberikan insight tersendiri megenai kepedulian warga terhadap lingkungannya,”kata Rama seperti dilansir laman pers rilis yang diterima Infonitas.com, Jakarta, Kamis (19/1/2017).

Dengan data itu, ia mengatakan akan terus melakukan imbauan kepada warga agar tetap aktif melaporkan kondisi lingkungannya lewat aplikasi Qlue yang tersedia di Play Store.

“Kenyamanan dan keamanan lingkungan toh, sebenarnya bukan hanya tanggung jawab RT/RW. Jadi, kami dari Qlue berharap ini bukan soal peraturan dan pemerintah. Tapi tentang kesadaran dan kepedulian semua lapisan masyarakat,”ujarnya dengan optimis masayarakat masih memanfaatkan aplikasi Qlue.

Aplikasi Qlue sendiri memang telah menjadi kebijakan Pemprov DKI atas Keputusan Gubernur DKI Jakarta No 903 Tahun 2016 yang mengatur Pemberian Uang Tugas dan Fungsi Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW), mewajibkan RT/RW melaporkan perkembangan kejadian/kondisi/kegiatan di wilayahnya melalui aplikasi Qlue dan laporan tersebut akan berkaitan dengan insentif uang operasional.

Saat ini, hasil dari voting aplikasi Qlue sendiri tercatat 41 persen pengguna Qlue setuju atas penghentian aturan laporan RT/RW lewat Qlue. Sementara di sisi lain, masih dari data Qlue, sebanyak 59 persen menyatakan kecewa atas penghentian aturan tersebut.

Saran Qlue dari Ketua RW 11 Kramat Jati

Bagi Ketua RW 11 Kramat Jati menyampaikan manfaat aplikasi Qlue selama ini. Ia mengatakan aplikasi itu perlu dilanjutkan untuk digunakan oleh RT/RW di Jakarta.

“Namun regulasi tersebut perlu diperbaiki. Terutama terkait program-programnya, seperti diwajibkan tiga kali lapor. Karena hanya akan membuat RT/RW mencari-cari bahan postingan,”kata Ketua RW 11 Kramat Jati dari laman pers rilis Qlue.







Jakarta > Pemerintahan

Sandiaga Uno Sebut Jakarta Akan Punya Gubernur Baru

Kamis, 19 Januari 2017 18:20 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Amin Hayyu Al Bakki

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno

Share this





Berdasarkan hasil survei, Sandiaga Uno meyakini Jakarta akan punya gubernur baru.

PULOGADUNG- Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno mengatakan Jakarta akan punya gubernur baru. Meski demikian, Sandiaga tak menyebut siapa gubernur baru yang akan memimpin Jakarta periode 2017 – 2022.

Sandiaga mengungkapkan hal itu saat kampanye di Gelanggang Remaja Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (19/1/2017). Pernyataan Sandiaga itu merujuk hasil survey dari berbagai lembaga. “Mayoritas warga Jakarta menginginkan gubernur baru,” tuturnya.

Beberapa lembaga survei memang merilis hasil penelitian elektabilitas calon gubernur DKI. Berdasarkan Survei Poltracking Indonesia pada 9 – 13 Januari 2017, pasangan nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono – Sylviana Murni mendapatkan elektabilitas 30,25 persen. Sedangkan pasangan nomor 2, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Djarot Saiful Hidayat meraih 28,63 persen. Sedangkan pasangan nomor 3, Anies Rasyid Baswedan – Sandiaga Uno memperoleh 28,63 persen. Sisanya, 12,24 persen belum menentukan pilihan.

Pilkada DKI 2017 diikuti 3 pasang calon. Pasangan Ahok – Djarot merupakan petahana. Sedangkan penantangnya adalah Agus Harimurti Yudhoyono – Sylviana Murni nomor urut 1 dan Anies Rasyid Baswedan – Sylviana Murni nomor urut 3. 







Jakarta > Pemerintahan

Polisi Larang Pengembang MRT Tutup Jalan

Kamis, 19 Januari 2017 18:02 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Chandra Purnama

Pembangunan MRT
Pembangunan MRT

Share this





Polisi larang pengembang MRT untuk menutup jalan karena berdampak ke sektor ekonomi.

KEBAYORAN BARU – Polda Metro Jaya melarang pengembang Mass Rapid Transit (MRT) menutup jalan. Larangan itu disampaikan setelah pihak kontraktor moda angkutan cepat terpadu tersebut berencana menutup sejumlah jalan hingga pembangunan MRT rampung.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengakui adanya rencana tersebut. Namun, kara Argo, polisi berupaya tidak ada penutupan jalan. “Pengembang sebaiknya berpikir matang-matang untuk menutup jalan,” ujarnya, Kamis (19/1/2017).

Argo menambahkan jalan di seputar pembangunan MRT merupakan pusat perekonomian. Karena itu, penutupan jalan akan berdampak ke sektor ekonomi. "Kan ada interaksi ekonomi dikawasan tersebut, jadi seluruh aspek juga harus dipikirkan," ungkap Argo.

Sebagai informasi, pembangunan MRT di Jalan H. Nawi, Cilandak akan dilaksanakan selama enam bulan terhitung mulai 4 Februari hingga 11 Agustus 2017. Nantinya, jalur layang tersebut akan membentang dari Jalan Sisingamangaraja hingga Lebak Bulus, melewati sepanjang Jalan Panggilan Polim dan Fatmawati.

 

 







Jakarta > Pemerintahan

Anies Akan Sediakan Program Kredit Rumah Tanpa DP

Kamis, 19 Januari 2017 17:51 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Amin Hayyu Al Bakki

Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan

Share this





Anies Rasyid Baswedan sediakan program kredit rumah tanpa DP untuk mengatasi mahalnya harga apartemen di Jakarta.

PULOGADUNG- Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan akan menyediakan program kredit rumah tanpa down payment (DP) jika terpilih menjadi pemimpin ibu kota. Program itu sebagai jawaban untuk mengatasi mahalnya harga rumah di Jakarta.

Anies menyampaikan hal tersebut saat berkampanye di Gelanggang Remaja Rawamangun (GOR), Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (19/1/2017). “Salah satu masalah di Jakarta adalah harga apartemen yang begitu mahal. Program kredit rumah tanpa DP merupakan jawaban atas masalah tersebut,” tutur Anies di depan warga.

Ia menjelaskan, mekanisme atau cara memiliki rumah dengan DP nol persen, bekerja sama dengan Bank DKI. Karenanya, masyarakat yang ingin memanfaatkan program tersebut harus memiliki rekening Bank DKI. "Jadi menabung dulu di bank selama enam bulan. Nilai tabungan itu akan dijadikan sebagai pengganti DP,” jelasnya.

 







Jakarta > Pemerintahan

Cegah Kemacetan di proyek MRT, Polisi Siapkan Pengalihan Arus

Kamis, 19 Januari 2017 17:40 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Chandra Purnama

Arus lalu lintas di sekitar pembangunan MRT
Arus lalu lintas di sekitar pembangunan MRT

Share this





Untuk mencegah kemacetan akibat proyek MRT, polisi siapkan pengalihan arus lalu lintas.

KEBAYORAN BARU - Guna mencegah kemacetan di kawasan Jalan Haji Nawi hingga Jalan Panglima Polim sebagai dampak pembangunan Mass Rapid Transit (MRT), pihak kepolisian akan memberlakukan pengalihan arus lalu lintas.

Kepala Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum (Bin Gakkum) Dit Lantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto menerangkan pihaknya tidak akan menutup jalur yang sedang dibangun MRT. "Kami sudah siapkan rekayasanya, dan tidak akan ada penutupan total," ucap dia melalui keterangan resmi yang diterima Infonitas.com, Kamis (19/1/2017).

Berikut rekayasa arus lalu lintas yang dipersiapkan:

1. Kendaraan dari Blok M ke Fatmawati dapat melewati Jalan Dharmawangsa Raya - Jalan Dharmawangsa X - Jalan Pangeran Antasari - Jalan Cipete Raya.

2. Kendaraan dari Blok M - Fatmawati dapat melewati Jalan Kramat Pela - Jalan Radio Dalam Raya - Jalan Maguna Raya - Jalan Metro Pondok Indah - Jalan Sekolah Duta Raya - Jalan Terogong Raya.

3. Kendaraan dari ITC Fatmawati ke Jalan Fatmawati dapat melalui Jalan H. Nawi Raya - Jalan Maguna Raya - Jalan Metro Pondok Indah - Jalan Sekolah Duta raya - Jalan Terogong Raya.

4. Kendaraan dari Fatmawati ke Blok M dapat melewati Jalan Cipete Raya - Jalan Pangeran Antasari - Jalan Dharmawangsa X - Jalan Dharmawangsa Raya.

5. Kendaraan dari Fatmawati ke Blok M dapat melewati Jalan Terogong Raya - Jalan Sekolah Duta Raya - Jalan Metro Pondok Indah - Jalan Maguna Raya- Jalan Radio Dalam Raya - Jalan H. Nawi Raya.

 







Jakarta > Pemerintahan

Survei Poltracking : Elektabilitas Agus – Sylvi Ungguli Paslon Lain

Kamis, 19 Januari 2017 16:29 WIB
Editor : Dany Putra | Sumber : DBS

Tiga Pasang Cagub dan Cawagub berfoto selfie saat tes kesehatan di RSAL Mintohardjo
Tiga Pasang Cagub dan Cawagub berfoto selfie saat tes kesehatan di RSAL Mintohardjo

Share this





Semua kandidat masih sangat berpeluang untuk memenangkan Pilkada DKI. Pasalnya, belum ada pasangan yang mampu mengungguli jauh para paslon lain.

JAKARTA – Lembaga Survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei peta dukungan dan tren elektabilitas tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, yang akan bertarung di Pilkada DKI 2017.

Hasil survei tersebut mengatakan, pasangan nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni mendapatkan elektabilitas 30,25 persen. Pasangan nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat 28,88 persen. Sedangkan pasangan nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, mendapat elektabilitas 28,63 persen. Sisanya sebanyak 12,24 persen pemilih masih belum menentukan pilihan.

"Temuan survei ini menunjukan bahwa posisi elektabilitas ketiga pasangan calon secara statistik masih dalam rentang margin of error. Ini artinya, melihat tren yang ada belum bisa disimpulkan siapa pemenang Pilkada DKI," ujar Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yudha, di Jakarta Pusat, Kamis (19/1/2017).

Hanta melanjutkan, semua kandidat masih sangat berpeluang untuk memenangkan Pilkada DKI. Pasalnya, hingga saat ini belum ada pasangan yang mampu mengungguli jauh para paslon lain. Menurutnya, yang menjadi penentu adalah kandidat mampu atau tidak menarik pemilih yang belum menentukan pilihan  (undecided voters) dan pemilih yang belum mantap atau masih mungkin berubah (swing voters). "Sedangkan ceruk pemilih yang sudah mantap sudah sulit berubah," katanya

Survei ini dilaksanakan pada 9-13 Januari 2017 dengan menggunakan metode multi stage random sampling. Jumlah responden 800 orang dengan margin of error sebesar 3,46 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Dana survei dibiayai oleh internal Poltracking Indonesia.







Jakarta > Pemerintahan

Pasar Senen Terbakar

Kebakaran Akibat Lemahnya Pengawasan Gedung

Kamis, 19 Januari 2017 15:49 WIB
Editor : Dany Putra | Sumber : DBS

Kebakaran Pasar Senen
Kebakaran Pasar Senen

Share this





DPRD meminta instansi terkait untuk lebih sering meningkatkan pengawasan pengelolaan gedung pasar, di Jakarta.

JAKARTA – Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Riano P Ahmad mengatakan, kebakaran yang melanda Pasar Senen, Jakarta Pusat, akibat lemahnya pengawasan pengelolaan gedung.

Apalagi, lanjut dia intensitas kebakaran di pasar tersebut cukup tinggi. Terlebih beberapa hari sebelumnya, sudah ada beberapa kios terbakar di Pasar Senen. “Sudah seringkali kita dengar Pasar Senen terbakar. Ini indikasi pengawasan gedung sangat lemah," katanya, Kamis (19/1).

Dia melanjutkan, peristiwa kebakaran seharusnya bisa dicegah sejak awal. Oleh karena itu, DPRD meminta instansi terkait untuk lebih sering meningkatkan pengawasan pengelolaan gedung pasar, agar peristiwa serupa tidak kembali terulang.

"Sosialisasi harus diberikan pada semua pemilik kios. Bukan hanya di pasar, tapi di mall juga. Kejadian ini sangat kita sayangkan terjadi di Pasar Senen lagi," tandasnya.







Jakarta > Pemerintahan

Debat Cagub DKI

Akankah Ahok Tergiur Maju di Pilpres 2019?

Kamis, 19 Januari 2017 11:00 WIB
Editor : Andi MZ | Sumber : DBS

Basuki Tjahaja Purnama
Basuki Tjahaja Purnama

Share this





Ahok tak menjawab pertanyaan Ira Koesno soal akankah tergiur maju di Pilpres 2019 jika menang di Pilkada DKI.

JAKARTA – Dalam debat Cagub DKI pada Jumat (13/1/2017) di Hotel Bidakara, moderator Ira Koesno melontarkan pertanyaan pamungkas kepada 3 kandidat pasangan calon. Ira menanyakan jika menang di Pilkada DKI 2017, apakah mereka tidak akan tergiur untuk maju di Pemilihan Presiden 2019.

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak menjawab pertanyaan Ira. Ia mempersilahkan pendampingnya, Djarot Saiful Hidayat untuk menjawab. Hal itu menimbulkan anggapan bahwa Ahok memiliki niat maju di Pilpres. Anggapan itu sejalan dengan rumor bahwa Ahok akan maju di pemilihan presiden mendampingi Joko Widodo.

Sekretaris Tim Pemengangan Ahok – Djarot, Ace Hasa Syadzily membantah anggapan itu. Ia mengatakan, jawaban Djarot di debat Cagub DKI juga merupakan jawaban Ahok. “Ahok akan berkonsentrasi penuh dan fokus untuk menuntaskan kepemimpinannya selama periode 5 tahun ke depan,” katanya.

Sementara itu pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina Hendria Satrio menilai Ahok tidak berani berkomitmen untuk tidak akan meninggalkan jakarta pada 2019 bila terpilih di Pilkada DKI. “Komitmen memimpin Jakarta sampai tuntas hal penting bagi warga Jakarta, seperti dikutip dari detik.com.