Jakarta > Pemerintahan

Beredar Surat Mengungkap Keburukan Manajemen Transjakarta

Senin, 20 November 2017 09:55 WIB
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Yatti Febriningsih

Inilah surat terbuka yang ditulis eks pegawai tetap dan unit pengelola Transjakarta Busway yang mengungkap keburukan manajemen Transjakarta.
Inilah surat terbuka yang ditulis eks pegawai tetap dan unit pengelola Transjakarta Busway yang mengungkap keburukan manajemen Transjakarta.
Foto : Yatti Febriningsih

Share this








Surat yang ditulis oleh eks pegawai Transjakarta itu, mengungkap 7 poin keburukan manajemen Transjakarta yang tidak diketahui publik.

JAKARTA - Sebuah surat yang menyoroti PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) beredar di kalangan awak media. Dalam surat tertanggal 16 November tersebut, membongkar buruknya management PT Transjakarta dalam mengelola sumber daya manusianya.

Surat tersebut merupakan surat terbuka dari eks pegawai tetap dan unit pengelola Transjakarta Busway. Tak tanggung-tanggung, ada sebanyak tujuh point yang dilaporkan dalam surat ini.

Point pertama yang dilaporkan mengenai masalah tidak ada prosedur yang jelas dalam proses penerimaan karyawan tetap. Dimana, dikatakan karyawan baru dengan mudahnya menjadi karyawan tetap.

"PT Transjakarta menerima pegawai baru tanpa melalui prosedur penerimaan berdasarkan aturan yang berlaku. Dimana, pegawai yang baru masuk sudah diangkat menjadi kayawan tetap," bunyi poin pertama dalam surat tersebut seperti dikutip Infonitas.com, di Jakarta, Senin (20/11/2017).

Dikonfirmasi, Humas PT Transjakarta Wibowo mengatakan, pihaknya  belum mengetahui adanya surat tersebut. Namun begitu, berdasarkan penelusurannya, surat terbuka ini ditujukan secara langsung kepada  Gubernur dan Wakil Gubenur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

"Saya baru tahu ada surat ini, karena surat ini ditujukan ke gubenur," terangnya. Pihaknya pun belum bisa banyak memberikan keterangan lebih lanjut kepada awak media.

Diketahui, selain ditunjukan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, surat tersebut ditembuskan kepada Deputi Gubernur Bidang Industri, Perdagangan dan Transportasi DKI Jakarta, Kepala BPBUMD DKI Jakarta, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan lainnya.

Berikut bunyi tujuh poin yang diungkap dalam surat tersebut.

1. PT Transjakarta menerima pegawai baru tanpa melalui prosedur penerimaan berdasarkan aturan yang berlaku, dimana pegawai yang baru masuk sudah diangkat menjadi kayawan tetap.

2. Peraturan kepegawaian tidak pernah di sosialisasikan kepada seluruh pegawai.

3. Struktur organisasi tidak pernah di sosialisasikan kepada seluruh kepagawai.

4. Tidak ada standar gaji yang jelas.

5. Terkadang pegawai lembur tidak dapat tambahan gaji.

6. Bila ada promosi tidak disampaikan bagaimana cara mendakafkan promosi tersebut.

7. Belum dilaksanakan pelayanan maksimal sesuai pergub DKI Jakarta no 33 tahun 2017 tentang standar pelayanan minimal layanan angkutan umum Transjakarta salah satunya petugas kebe