Jakarta > Pemerintahan

Atasi Urbanisasi, AHY Akan Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 11 Januari 2017 15:24 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Amin Hayyu Al Bakki

AHY
AHY

Share this





Untuk mengatasi arus urbaniasasi di Jakarta, AHY akan perkuat ekonomi kerakyatan jika terpilih menjadi gubernur.

KRAMAT JATI – Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono berjanji mengatasi arus urbanisasi bila terpilih menjadi pemimpin ibu kota. Untuk itu, AHY, calon gubernur DKI nomor urut 1, akan perkuat ekonomi kerakyatan.

Putra sulung Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono itu menegaskan, untuk mengimbangi derasnya urbanisasi di ibu kota, maka pondasi usaha berbasis kerakyatan harus dibuat sekuat mungkin. "Kalau fundamentalnya baik, maka usaha-usaha dan peluang akan terbuka lebar," tambah Agus.

Di sisi lain, Agus mengakui arus urbanisasi di DKI Jakarta tidak dapat dibendung. Pasalnya, ibu kota jadi magnet bagi seluruh masyarakat di Indonesia. "Pendatang tidak dapat dicegah karena mereka juga punya hak yang sama dengan rakyat Indonesia," kata Agus saat kampanye di Cawang, Kramat Jati, Rabu (11/1/2017).

Meski demikian, Agus menambahkan, warga Jakarta yang sejak awal tinggal di Ibu Kota akan diprioritaskan untuk mendapat pekerjaan. “Kami akan fokus pada peningkatan ekonomi berbasi UKM guna membuka lapangan pekerjaan baru,” tutur pasangan Sylviana Murni di pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 ini.







Jakarta > Pemerintahan

Survei LSI : Pasangan AHY – Sylviana Ungguli Ahok – Djarot

Rabu, 14 Desember 2016 17:13 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Amin Hayyu Al Bakki

Pasangan Calon Gubernur
Pasangan Calon Gubernur

Share this





Pasangan AHY - Sylviana Murni meraih suara 33,6 persen. Lebih banyak dari Ahok – Djarot 27,1 persen dan Anies – Sandi 23,6 persen.

JAKARTA – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebut pasangan Agus Harimurti Yudhoyo (AHY) dan Sylviana Murni menempati urutan pertama dengan perolehan suara sebanyak 33,6 persen.

"Diikuti, Pasangan Calon Gubernur petahana nomor urut 2, Ahok dan Djarot 27,1 persen, dan disusul nomor urut 3 Anies dan Sandi memperoleh 23,6 persen dukungan, dan yang belum memutuskan untuk memilih 15,70 persen," ujar peneliti LSI, Adjie Alfaraby, di Kantor LSI, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (14/12/2016).

Dari survei ini terlihat jelas AHY dan Sylviana Murni mengungguli kompetitor terdekatnya yaitu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat dengan selisih 6,50 persen. "Sementara Ahok Djarot memiliki selisih dengan pasangan Anies Sandi sebanyak 3.50 persen," katanya.

Dirinya menjelaskan, dalam survei kali ini, dukungan pemilih terpecah menjadi beberapa bagian, maka dari itu peluang adanya Pilkada dua putaran cukup besar.

"Karena khusus Pilkada DKI Jakarta, calon pemenang harus memperoleh dukungan 50+1 untuk lolos ke putaran kedua, maka dari itu setiap pasangan calon harus bisa mencapai angka 33,3 persen itu dari 100:3 pasangan calon, melihat hasil survei, pasangan Agus Sylvi punya 33,6 persen, dan dipastikan lolos, apabila bertahan hingga Febuari," pungkasnya.

Survei LSI ini dilakukan terhadap tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang akan berlaga pada Pilkada DKI 2017. Survei dilakukan sejak tanggal 3 hingga 8 Desember 2016.







Jakarta > Pemerintahan

Upaya Atasi Banjir di Jakarta Utara Sudah Dilakukan

Rabu, 14 Desember 2016 15:54 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Muhammad Azzam

Silahturahmi PLT Gubernur dengan tokoh masyarakat Se- Jakarta Utara di Sport Mall Kelapa Gading.
Silahturahmi PLT Gubernur dengan tokoh masyarakat Se- Jakarta Utara di Sport Mall Kelapa Gading.

Share this





Beragam upaya mencegah banjir sudah dilakukan. Namun, wali kota Jakarta Utara tidak berjanji wilayahnya akan bebas banjir.

KELAPA GADING – Wali Kota Jakarta Utara Wahyu Hariyadi menjelaskan, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan menyambut musim hujan. Sejumlah program antisipasi banjir juga sudah dilakukan.

"Kami terus memantau dan memperbaiki rumah pompa, pintu-pintu air, saluran baik sungai, kali penghubung maupun tali air. Saluran yang dangkal juga sudah banyak yang dikeruk. Selain itu, pembangunan tanggul penahan air laut oleh pemerintah pusat dari Kamal Muara hingga Marunda juga sudah hampir rampung,” tuturnya.

Wahyu menyampaikan itu disela acara silaturahim RT/RW se-Jakarta Utara bersama Plt Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono di Sport Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara Rabu (14/12/2016).

Kendati begitu, Wahyu tidak menjamin Jakarta Utara bakal bebas banjir. Pasalnya, Jakarta Utara dilintasi 13 sungai. Kondisi daratannya pun lebih rendah dari permukaan laut. Belum lagi, bila hujan disertai air laut pasang.

"Jadi, potensi genangan dan banjir itu sangat besar. Sebab itu, seluruh SKPD terkait harus berperan aktif.  Camat dan lurah juga harus menggalakkan kerja bakti rutin membersihkan saluran air di lingkungannya bersama PPSU," pungkasnya.







Jakarta > Pemerintahan

Cara AHY Mengatasi Tawuran di Jakarta

Selasa, 13 Desember 2016 14:49 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Amin Hayyu Al Bakki

AHY Kampanye di kawasan Kramatjati, Jakarta Timur.
AHY Kampanye di kawasan Kramatjati, Jakarta Timur.

Share this





Semua pihak harus bersinergi dan menjalin komunikasi aktif. Sehingga, berbagai persoalan dapat diatasi dengan jernih.

KRAMATJATI – Calon Gubernur DKI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memiliki cara tersendiri dalam mengantisipasi permasalahan tawuran, baik di kalangan pelajar maupun antar kampung.

Hal yang harus dikuatkan adalah kepedulian. “Bila semua bisa saling peduli, tidak akan ada lagi tawuran. Pendekatan harus dilakukan secara persuasif di sekolah dan kampus," ujarnya usai kampanye di kawasan Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (13/12/2016) siang.

Justru, kepedulian itu akan membangkitkan kebersamaan, membangun semangat gotong royong, dan produktif dalam memberikan bentuk kreativitas yang berguna.

“Yang pasti, semua harus berpikir positif. Jangan mudah terprovokasi. Para tokoh masyarakat, guru, dosen, dan warga harus saling bersinergi. Selesaikan masalah dengan pikiran jernih,” tuturnya.







Jakarta > Pemerintahan

Upaya Pelestarian Maskot Jakarta Utara

Selasa, 13 Desember 2016 11:02 WIB
Editor : Wahyu AH | Sumber : beritajakarta.com

Wali Kota Jakarta UTara Wahyu Haryadi.
Wali Kota Jakarta UTara Wahyu Haryadi.

Share this





Burung Rajaudang merupakan maskot Jakarta Utara. Lokasi penangkaran burung Rajaudang bisa dibuat di kawasan muara sungai maupun hutan bakau.

JAKARTA – Wali Kota Jakarta Utara Wahyu Hariyadi berencana membuat penangkaran burung Rajaudang. Ini sebagai upaya pelestarian burung yang menjadi maskot wilayahnya.

Wahyu pun sudah meminta Suku Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan (KPKP) mencari burung Raja Udang. “Biar bisa langsung dilakukan pembiakan,” katanya, Selasa (13/12/2016).

Lokasi penangkaran burung sendiri, hemat Wahyu, bisa dibuat di kawasan muara sungai maupun hutan bakau. Sehingga, bisa memperkaya objek wisata.

“Nantinya, juga bisa menjadi pusat penelitian. Jangan sampai burung yang menjadi ikon kita punah,” tandasnya.







Jakarta > Pemerintahan

AHY Kampanye, Jakmania di Angke Minta Janji Stadion

Jumat, 09 Desember 2016 18:51 WIB
Editor : Abdul | Sumber : tribunnews.com

AHY di kelurahan Angke
AHY di kelurahan Angke

Share this





Warga dan pendukung klub sepak bola kesayangan ibu kota Persija, kompak menyapa Cagub AHY di Angke, Tambora.

TAMBORA – Kegiatan kampanye Cagub DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kelurahan Angke, Tambora, Jakarta Barat turut menguak janji programnya dalam pembangunan stadion sepak bola, klub Persija. Jakmania di wilayah sekitar pun bertanya pada sang Cagub nomor satu itu.

“Stadion sangat penting karena kami merasa sebagai tuan rumah di daerah sini,”kata seorang suporter Persija di Jalan Angke Raya,Tambora,Jakarta Barat, Jumat (9/12/2016).

Sebelumnya, mereka, Jakmania kompak sambut AHY dengan membawa bendera Persija dan poster sebagai bentuk aspirasi. Dalam poster itu, tertulis ‘Nggak Ada Stadion, Nggak Ada Suara, Jakmania Angke Bokies.’

Melihat dan mendengar aspirasi warga, sekaligus suporter tersebut, AHY tak begitu saja diam. Baginya, keberadaan klub Persija sudah selayaknya memiliki stadion sebagai kebanggaan Jakarta.

“Saya sebagai penggemar olah rag sangat menginginkan Persija Jakarta memiliki stadion, bukan hanya untuk bertanding, tapi juga berlatih,”ujar suami artis Annisa Pohan ini.







Jakarta > Pemerintahan

AHY Cubit Pejabat “Nakal”

Jumat, 09 Desember 2016 14:01 WIB
Editor : Abdul | Reporter : Adi Wijaya

AHY di Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (9/12/2016).
AHY di Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (9/12/2016).

Share this





Memperingati Hari Anti-Korupsi, dalam kampanyenya, Cagub DKI Jakarta AHY tak lupa menggalakkan pesan bagi pejabat yang nakal.

KEMBANGAN - Calon Gubernur  DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) geram dengan sejumlah korupsi yang dilakukan sejumlah pejabat. Menurutnya, korupsi dapat menghambat pembangunan yang dilakukan pemerintah.

"Rencana pembangunan DKI Jakarta bisa terhambat akibat korupsi," tutur Agus saat berkampanye di Kampung Salo, Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (9/12/2016).

Bertepatan dengan Hari Anti-Korupsi,  Cagub bernomer urut satu itu juga turut menyemangati warga Jakarta agar tak terlibat korupsi. Selain pembangunan, kata dia, korupsi juga menyengsarakan masyarakat.

"Semangat ini harus dimiliki seluruh masyarakat. Terutama para pejabat publik," ungkapnya.

Putra pertama Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yohoyono ini menegaskan oknum yang terlibat korupsi harus dihukum setimpal. Proses hukum harus diusut sampai tuntas agar tak ada lagi pelaku lainnya.

"Pemeberantasan harus dilakukan menyeluruh, agar dapat menghindarkan (negara) dari korupsi," tutupnya.







Jakarta > Pemerintahan

Warga Tegal Parang Ingatkan AHY Tentang Banjir

Rabu, 07 Desember 2016 15:23 WIB
Editor : Abdul | Sumber : DBS

Warga dan AHY di Tegal Parang.
Warga dan AHY di Tegal Parang.

Share this





Wilayah kumuh menjadi pertanyaan warga Tegal Parang, Jakarta Seltan, saat AHY datang, Rabu (7/12/2016).

TEGAL PARANG – Kehadiran Cagub Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuat warga RT 04/07, Kelurahan  Tegal Partang Selatan,, Jakarta Selatan, meluapkan aspirasi. Mereka, warga tak segan menyerukan  daerah tempat tinggal sebagai pemukiman kumuh.

“Tempat kami kumuh ini gimana caranya, banjirnya enggak terlalu parah. Kami minta ditinjau kalau keadannya banjir,”kata salah satu warga setempat, Tegal Parang, Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2016).

Malahan, sebelum soal banjir disinggung warga kepada Agus, mereka lebih dahulu sambut Agus dengan keadaan memprihatinkan.

“Selamat datang kepada Pak Agus di daerah kumuh kami,”masih dari warga yang sama.

Biasanya, warga bercerita, tempat tinggal mereka sering dilanda banjir setinggi satu meter lebih. Banjir itu senantiasa mengkhawatirkan ketika hujan datang.

Agus yang hadir di antara warga pun angkat bicara terkait banjir. Menurut pasangan Cawagub Sylviana Murni ini, solusi kompherensif sangat diperlukan oleh warga agar banjir dapat diatasi dengan baik.

“Tadi saya dengan Pak RT/RW di sini, kali semakin lama semakin dangkal. Di sini ada selokan sering tersumbat. Itu dulu yang harus kita benahi,”ujar Agus.

Selain itu, ia menekankan, ketika kali tak dapat menampung air hujan, maka solusinya ditampung di tanah.







Jakarta > Pemerintahan

Pejabat di Jakarta Utara Harus Bersinergi

Rabu, 07 Desember 2016 14:07 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Muhammad Azzam

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Yani Wahyu Purwoko
Wakil Wali Kota Jakarta Utara Yani Wahyu Purwoko

Share this





Wilayah Jakarta Utara terus dirundung masalah, terutama masalah kependudukan dan pemukiman liar.

JAKARTA - Wakil Wali Kota Jakarta Utara (Jakut) Yani Wahyu Purwoko meminta seluruh pejabat baik asisten, kepala suku dinas, kepala seksi, camat, lurah, maupun Ketua RT dan RW saling bersinergi dalam menghadapi sejumlah persoalan.

“Jakarta Utara merupakan salah satu wilayah di DKI yang sangat dinamis dan memiliki banyak persoalan perkotaan. Bila tidak kompak, semua permasalahan tidak akan bisa terselesaikan dengan baik,” katanya saat Rapat Pleno Penetapan DPT di Best Westren Plus Kemayoran Jakarta Selasa (6/12/2016).

Persoalan paling pelik tentu menghadapi warga pendatang dan pemukiman-pemukiman liar. “Ini agak sulit. Sebab, Jakarta Utara akses masuk DKI dari jalur laut. Terus, banyak juga wilayah abu-abu. Jadi, ya memang harus pengawasan ketat,” tuturnya.

"Pejabat terutama yang di tingkat Kelurahan tidak boleh hanya mengandalkan bawahan untuk mengecek suatu persoalan, harus terjun langsung ke lapangan dan mencari penyelesaian yang terbaik untuk seluruh petugas terkait," tandasnya.







Jakarta > Pemerintahan

Demokrat Optimistis AHY Raih 50 Persen Suara Pilkada di Kapuk

Selasa, 06 Desember 2016 10:59 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Adi Wijaya

AHY berkampanye di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.
AHY berkampanye di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.

Share this





Program AHY dapat menyentuh hati masyarakat. Terutama, program peningkatan usaha mikro, dan kesejahteraan masyarakat.

CENGKARENG – Anggota DPRD Fraksi Demokrat Nur Afni Sajim optimistis calon gubernur (cagub) DKI nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meraih 50 persen suara di Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.

Menurut Nur, tanda-tandanya sudah terlihat dari antusiasme warga saat AHY berkampanye dengan long march sejauh 5 kilometer ke kelurahan tersebut, Senin (5/12/2016).

"Total pemilih di Kapuk sekitar 10.100 jiwa. Kita yakin setengahnya milik AHY," tutur Afni saat ditemui di kediamannya, RW 08, Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (6/12/2016).

Anggota DPRD Komisi B itu mengatakan, program AHY dapat menyentuh hati masyarakat. Terutama, program peningkatan usaha mikro, dan kesejahteraan masyarakat.

"Saya pikir masyarakat sudah cerdas. Sudah bisa melihat para cagub dan cawagub melalui programnya," ujarnya.

Lebih lanjut, Afni menambahkan, Long March yang dilakukan AHY sangat tepat. Sehingga, dia dapat melihat langsung kondisi lingkungan masyarakat di Kapuk.

"Warga sangat resah dengan penggusuran. Ada juga kekhawatiran warga terkait penghapusan KJP. Namun, Agus telah mensosialisasikan hal itu tak akan dilakukan," tutupnya.







Jakarta > Pemerintahan

Atasi Kebakaran, AHY Akan Dirikan Balai Penanggulangan

Senin, 05 Desember 2016 20:36 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Adi Wijaya

Agus Harimurti Yudhoyono saat berkunjung di Kelurahan Kapuk.
Agus Harimurti Yudhoyono saat berkunjung di Kelurahan Kapuk.

Share this





Untuk mengatasi kebakaran di pemukiman padat penduduk, AHY akan dirikan balai penanggulangan.

CENGKARENG – Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan mendirikan balai atau rumah khusus penanggulangan kebakaran. Strategi ini untuk mengatasi maraknya kebakaran di pemukiman padat penduduk.

Hal itu diungkapkan Agus saat berkunjung ke rumah anggota DPRD Fraksi Demokrat, Nur Afni Sajim, di RW08, Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (5/12/2016). Kunjungan itu merupakan rangkaian dari kampanye Pilkada DKI. "Balai kebakaran itu dilengkapi alat pemadam kebakaran," tutur Agus.

Agus juga menginginkan, bila dirinya terpilih menjadi orang nomor 1 di Pemerintah Provinsi DKI, warga diberikan pelatihan penangggulangan kebakaran. “Saya selalu menegaskan agar komunitas warga harus diberdayakan. Warga harus aktif,” katanya.

Ia tak menampik adanya keteledoran warga yang menyebabkan kebakaran. Terutama terkait keteledoran menggunakan colokan listrik. "Warga harus disiplin menggunakan listrik, agar tidak memicu kebakaran," tutupnya.