Jakarta > Pemerintahan

Asian Games, Pemprov Tambah Ratusan Bus Anyar Transjakarta

Jumat, 13 Juli 2018 11:28 WIB
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Yatti Febriningsih

Ilustrasi (Ist)
Ilustrasi (Ist)
Foto : istimewa

Share this








Ada sebanyak 116 bus Transjakarta jenis Volvo yang sengaja dihadirkan dalam mendukung Asian Games 2018.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta akan menambah sebanyak 116 bus Transjakarta jenis Volvo. Bos ini merupakan kerjasama antara PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Pemprov DKI, dan pemerintah Swedia melalui duta besarnya Yohana. 

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga UNO mengatakan, penambahan bus guna mendukung perhelatan akbar Asian Games pada 18 Agustus mendatang. Bahkan ia juga berkesempatan menjajal langsung bus ini bersama Dubes Swedia Yohana dan Volvo Communities of Indonesia hari ini, Jumat (13/7/2018). 

“Ya ini untuk kesiapan Asian Games. Dan busnya tadi kita coba enam silinder, sangat mulus, dan mudah-mudahan juga kita akan dapat kualitas yang bagus dari bus Volvo ini,” ujar Sandiaga di Balai kota DKI Jakarta, Jumat (13/7/2018). 

Direktur Utama (Dirut) PT Transjakarta Budi Kaliwono menyebut, selain jenis Volvo pihaknya juga menyiapkan bus baru jenis Scania.

Untuk bus Scania sendiri, masih bekerja sama dengan Swedia dengan total bus Scania sebanyak 300 bus.

Selain untuk mendukung Asian Games, tambahan bus-bus baru ini disiapkan untuk pelayanan penumpang Transjakarta dalam jangka panjang kedepannya. 

“Tapi kami sesuaikan jadwal kedatangannya sesuai dengan pelaksanaan Asian Games. Supaya pada saat tamu-tamu negara datang nanti, bus kita masih baru,” kata Budi. 

Budi menyebut, sampai saat ini ada 1.600 armada bus yang melayani penumpang setia Transjakarta setiap harinya.

Dan pada Asian Games jumlah bus akan bertambah menjadi total 2.000 bus yang siap beroperasi.

Namun, Budi menyebut pihak INASGOC akan melakukan penambahan atlet menjadi 16.000. Terkait hal ini, Pemrov DKI siap membantu terkait sarana transportasi yang dibutuhkan selama Asian Games berlangsung. 

“Jadi kami lagi tunggu juga apakah mereka butuh bus tambahan. Pada saat mereka butuh bus tambahan, kami juga akan menyiapkan untuk membantu mereka,” pungkasnya.