Jakarta > Pemerintahan

Anies Tidak Larang Pendatang Masuk Jakarta Pasca Arus Mudik

Rabu, 06 Juni 2018 13:48 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih

Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Musala Al Makmur di Kampung Akuarium.
Foto : Adi Wijaya

Share this








Bagi Anies, hak seluruh warga negara Indonesia untuk memperbaiki perekonomiannya menjadi lebih baik.

JAKARTA – Pasca momen Lebaran Idul Fitri, lazimnya terjadi lonjakan jumlah penduduk di Jakarta. Pemudik yang kembali ke Jakarta tak jarang membawa sanak saudara atau rekan-rekannya ke Jakarta dengan alasan merubah nasib.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak mempermasalahkan. Bagi dia, itu adalah hak seluruh warga negara Indonesia untuk memperbaiki perekonomiannya menjadi lebih baik.

 “Kita menghargai hak kewarganegaraan untuk mendapatkan pekerjaan di manapun juga termasuk jakarta yang penting ketentuan hukum, ketentuan aturan,” kata Anies di Terminal Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (6/6/2018).

Meskipun tidak ada larangan, Anies menegaskan, Dinas Kependudukan Catatan Sipil akan mencatat jumlah pendatang ke Jakarta selama pasca mudik Lebaran. Ia berharap pendatang bisa dicatat dan didata dengan baik dan benar.

 “Jadi, sesudah pulang nanti, arus balik muncul nanti kita pastikan ada pendataan untuk semuanya sesuai aturan yang ada,” tegasnya.

Selama mudik Lebaran, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tegas memastikan lingkungannya akan aman karena diberlakukan sistem pengamanan selama 24 jam dengan melibatkan pihak keamanan juga unsur masyarakat.

“Kita intensifkan juga selama musim mudik ini siskamling atau pengawasan lingkungan selama 24 jam berjalan dan memastikan kondisi Jakarta aman pada saat mereka mudik,” pungkasnya.