Jakarta > Pemerintahan

Menanti Upah Layak 2018

Anies Patok Harga UMP DKI 2018 Rp 3.6 Juta

Kamis, 02 November 2017 09:51 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih

Ilustrasi ump
Ilustrasi
Foto : istimewa

Share this








UMP DKI Jakarta 2018 naik 8,71 persen dari sebelumnya Rp 3.355.750 menjadi Rp 3.648.035. Penetapan ini mengacu PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

JAKARTA - Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2018 sebesar Rp 3.648.035. Terkait ini, Sandi juga mengucapkan terimakasih kepada wakilnya, Sandiaga Uno yang sangat berperan dalam negosiasi penetapan UMP.

"Terimakasih kepada pak Wagub karena telah memimpin proses negosiasi multistakeholder sehingga kita sampai pada kesimpulan. Mudah-mudahan ini semua memudahkan dari sisi buruh akan menikmati kenaikan dan tidak terlalu menanggung beban berat mengingat kondisi perekonomian saat ini," ucap Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (1/11/2017) malam.

Sebelumnya  Dewan Pengupahan DKI Jakarta mengusulkan dua angka  referensi penetapan UMP DKI Jakarta 2018. Besaran UMP yang diusulkan yakni Rp 3.648.035 dan Rp 3.917.398 dengan rincian besaran Rp 3.648.035 diusulkan oleh unsur pengusaha dan pemerintah, sementara angka UMP yang diusulkan unsur serikat pekerja yakni sebesar Rp 3.917.398.

Lebih lanjut, UMP DKI Jakarta 2018 naik 8,71 persen dari UMP 2017 yang sebelumnya sebesar Rp 3.355.750 sesuai besaran kenaikan UMP yang ditetapkan Kementerian Ketenagakerjaan untuk seluruh Indonesia.  Dalam menetapkan UMP, Anies menegaskan ini mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan dan beberapa undang-undang lainnya.