Rabu, 13 Desember 2017 09:34:00
Editor : Fauzi | Reporter : Yatti Febriningsih
Anies Baswedan Nilai LRT Bikin Banjir, Ini Kata PT Adhi Karya
Banjir di sekitar proyek LRT di kawasan Jl. H.R Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.
Foto : istimewa
 

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai, pengerjaan proyek infrastruktur seperti LRT, MRT dan proyek lainnya, menyebabkan beberapa kawasan di Jakarta terendam banjir. Menanggapi hal ini, PT Adhi Karya (Persero) Tbk., selaku developor proyel LRT angkat bicara lewat akun Instagram @adhikaryaid.

Dalam postingannya tersebut, PT Adhi Karya menyinggung soal Jakarta yang memang membutuhkan solusi masalah banjir. Dilain sisi, mereka mengklaim jika proyek pembangunan LRT yang sedang berlangsung sudah mengantisipasi kemungkinan banjir salah satunya dengan melakukan drainase dengan membuat lubang masuk air (water inlet).

"Ingat hujan besar yang menimbulkan genangan di banyak tempat kemarin? Jakarta memang membutuhkan solusi komprehensif untuk mengatasi banjir. Proyek LRT Jabodebek selalu berusaha mengoptimalkan dan menjaga drainase yang ada. Di sepanjang Jalan Rasuna Said Kuningan, tepatnya di lokasi Proyek LRT Jabodebek membuat lubang masuk air (water inlet) langsung ke gorong-gorong di bawah jalan," tulis PT Adhi Karya seperti dikutip Infonitas.com, Rabu (13/12).

Tidak hanya itu, dalam postingannya itu PT Adhi Karya juga menyinggung soal kinerja Pemerintah Provnsi (Pemrov) DKI Jakarta dalam menangani masalah banjir Jakarta. Dimana PT Adhi Karya menantang kondisi perubahan Jakarta yang bebas dari macet dan banjir setelah proyek LRT ini selesai pada tahun 2019 mendatang.

"Semoga dengan program penyempurnaan drainase dan pembuatan sumur resapan dari Pemprov DKI akan membuat Jakarta beberapa tahun ke depan menjadi kota bebas banjir, dan berkurang kemacetannya karena Proyek LRT Jabodebek sudah mulai beroperasi. Ini semua membuat hidup warga Jakarta lebih nyaman karena terhindar dari banjir dan kemacetan,” tulis akun tersebut.

Anies Baswedan sendiri menilai, sejumlah proyek infrastruktur di Ibu Kota, termasuk LRT yang digarap oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk, menghambat tali air dan menyebabkan banjir di Ibukota. "Di beberapa daerah, seperti Gatot Soebroto, daerah selatan yang terjadi genangan cukup tinggi, Kuningan dan lain -lain. Saya sudah komunikasi, dicek langsung bahkan kita lihat ke lapangan. Masalahnya adalah karena sebagian dari tali air terhambat oleh proyek yang sedang bejalan, baik MRT, LRT, maupun proyek yang lain," ujar Anies di Balai kota, Jakarta, Selasa (12/7).

Baca Juga

Berikan Komentar Anda