Jakarta > Pemerintahan

Anies Akan Buat Rapim Khusus Normalisasi Sungai Jakarta

Senin, 13 November 2017 13:36 WIB
Editor : Arif Muhamad Rian | Reporter : Yatti Febriningsih

Normalisasi sungai Jakarta
Normalisasi sungai Jakarta.
Foto : istimewa

Share this








Melalui rapim khusus, Anies berharap dapat menemukan pemecahan permasalahan normalisasi sungai di Jakarta

JAKARTA - Gubenur DKI Jakarta, Anies Baswedan berencana membuat rapat pimpinan (rapim khusus) untuk masalah normalisasi sungai. Anies menyampaikan ini usai menggelar rapim rutin di Balai Kota, Jakarta, Senin (13/11/2017).

"Ada laporan dari Wali Kota Jakarta Selatan problem terkait normalisasi di beberapa sungai. Tadi yang dilaporkan adalah di Kali Pulo. Saya tegaskan kita akan buat rapim task khusus mengenai normalisasi sungai di seluruh wilayah," ujar Anies di lokasi.

Harapannya, ada solusi terbaik untuk mengatasi itu. "Karena ketika ditanya apakah ini satu-satunya masalah, tidak.  Ada banyak masalah. Lalu kita kumpulkan, kita buat solusi di tiap-tiap wilayah yang hari ini mengalami kendala dalam normalisasi sungai," lanjutnya.

Sebagai informasi, selain mambahas masalah normalisasi sungai, rapim hari ini juga berfokus kepada beberapa permasalahan di Jakarta seperti masalah Kepulauan Seribu, Penataan Tanah Abang, dan masih banyak lainnya.

“Pulau Seribu sudah ada perencanaannya, mereka yang tinggal di sana harus sama dengan yang di daratan, jangan sampai mereka tertinggal.

Saya minta pak Bupati untuk memanggil semua warga dan merumuskan keluhannya apa saja, umumnya masalah konektivitas (komunikasi-transportasi), kemudian fasilitas pendidikan dan kesehatan,” tuturnya. 

Adapun di Kepulauan Seribu, Pemprov juga berkomitmen akan terus menggenjot sektor pariwisata dan industri kemaritiman. Sehingga, yang diperlukan bukan hanya infrastruktur keras, tetapi juga lunak.

“Saya tegaskan tadi jangan sampai saat pemerintahan pusat menerapkan Pulau Seribu sebagai kawasan strategis pariwisata, tapi SDM di pulau seribu tidak dilatih untuk menangkap peluang ini, kalau enggak warga di kepulauan seribu malah tidak menikmati nilai investasi yang masuk. Balai latih kerja sedang kordinasi, nanti akan melatih mereka yang putus sekolah maupun yang sudah bekerja untuk memanfaatkan peluang adanya KSB itu,” pungkasnya.