Jakarta > Pemerintahan

Alasan Anies Maju Jadi Calon Gubernur Jakarta

Kamis, 12 Januari 2017 15:17 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Muhammad Azzam

Anies Baswedan
Anies Baswedan

Share this





Jakarta membutuhkan pemimpin yang bisa menjunjung persatuan dan kesatuan.

JAKARTA – Anies Baswedan mengungkapkan alasannya mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta. Menurut dia, Jakarta membutuhkan perubahan agar lebih santun.

"Ada konsekuensi besar jika petahana melenggang tak tertantang. Pertama soal persatuan, karena kata-katanya yang memecah belah. Kedua soal keadilan untuk keluarga-keluarga pra-sejahtera," papar Anies dalam rilis yang diterima infonitas.com, Kamis (12/1/2017).

Jakarta harus bersatu. Cara mempersatukannya harus dimulai dari pemimpinnya. Pemimpin harus bisa memberi contoh. Berbeda bukan berarti bermusuhan.

“Lawan bukan musuh. Lawan apapun sejatinya adalah teman. Lawan debat adalah teman berpikir. Lawan bertanding adalah teman bermain," imbuh calon gubernur nomor urut 3 itu.

“Jadi, jangan terkotak-kotak. Itu semua dimulai dari kita (sebagai pasangan). Kita memberi contoh. Boleh berbeda di masa lalu tapi bisa bersatu, bisa bekerja sama," terang Anies.

Jakarta > Pemerintahan

Tempati Urutan Teratas di Survei Politic Marketing, Ini Tanggapan Anies

Kamis, 19 Januari 2017 21:16 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Amin Hayyu Al Bakki

Anies Baswedan. (Amin)
Anies Baswedan. (Amin)

Share this





Dalam survei yang dirilis pada Kamis (19/1/2017), pasangan Anies-Sandi memperoleh suara sebesar 25,3 persen

PULOGADUNG - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menempati urutan teratas dalam survei elektabilitas yang dilakukan oleh lembaga survei Politic Marketing (PolMark). 

Dalam survei yang dirilis pada Kamis (19/1/2017), pasangan Anies-Sandi memperoleh suara sebesar 25,3 persen. Disusul oleh pasangan nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono dengan 23,9 persen suara, serta pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat dengan 20,4 persen suara.

Menanggapi hal tersebut, Anies menyampaikan, dirinya tidak ingin terpaku untuk berpuas diri mengenai hasil survei yang dilakukan oleh lembaga survei apapun. Pelopor Gerakan Indonesia Mengajar itu mengaku akan tetap fokus melakukan kampanye tatap muka untuk meningkatkan elektabilitasnya dan memenangkan Pilkada DKI Jakarta.

"Intinya kita kerja keras dan hasil survei yang muncul hari ini kalau kita lihat menggambarkan kondisi apa yang sebenarnya terjadi," ungkap Anies usai kampanye di Gelanggang Remaja Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (19/1/2017).

Anies menyatakan, bersama Sandiaga Uno dirinya mengaku optimis dan akan terus melakukan sosialiasi melalui relawan maupun simpatisan. Di samping itu, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu menyampaikan, tim suksesnya juga telah melakukan survei internal sehingga memiliki data yang lebih kredibel bagi timnya.

"Dalam pergerakan kampanye itu yang penting poin deltanya. Kami juga lakukan survei internal dan menunjukan kalau elektabilitas kami naik signifikan," tambahnya.

Anies menuturkan, kenaikan elektabilitas itu akan terus dipertahankan olehnya hingga berlangsung sampai hari pencoblosan yang jatuh pada tanggal 15 Februari 2017 mendatang.

"Ini kami pertahankan terus sehingga bisa mencapai puncaknya pada 15 Februari. Karena kalau delta itu stabil maka Insya Allah kita akan bisa mencapai target (suara) di atas 32 persen," tukas Anies.

 

Jakarta > Pemerintahan

Anies Akan Sediakan Program Kredit Rumah Tanpa DP

Kamis, 19 Januari 2017 17:51 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Amin Hayyu Al Bakki

Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan

Share this





Anies Rasyid Baswedan sediakan program kredit rumah tanpa DP untuk mengatasi mahalnya harga apartemen di Jakarta.

PULOGADUNG- Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan akan menyediakan program kredit rumah tanpa down payment (DP) jika terpilih menjadi pemimpin ibu kota. Program itu sebagai jawaban untuk mengatasi mahalnya harga rumah di Jakarta.

Anies menyampaikan hal tersebut saat berkampanye di Gelanggang Remaja Rawamangun (GOR), Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (19/1/2017). “Salah satu masalah di Jakarta adalah harga apartemen yang begitu mahal. Program kredit rumah tanpa DP merupakan jawaban atas masalah tersebut,” tutur Anies di depan warga.

Ia menjelaskan, mekanisme atau cara memiliki rumah dengan DP nol persen, bekerja sama dengan Bank DKI. Karenanya, masyarakat yang ingin memanfaatkan program tersebut harus memiliki rekening Bank DKI. "Jadi menabung dulu di bank selama enam bulan. Nilai tabungan itu akan dijadikan sebagai pengganti DP,” jelasnya.

 

Jakarta > Pemerintahan

Survei Poltracking : Elektabilitas Agus – Sylvi Ungguli Paslon Lain

Kamis, 19 Januari 2017 16:29 WIB
Editor : Dany Putra | Sumber : DBS

Tiga Pasang Cagub dan Cawagub berfoto selfie saat tes kesehatan di RSAL Mintohardjo
Tiga Pasang Cagub dan Cawagub berfoto selfie saat tes kesehatan di RSAL Mintohardjo

Share this





Semua kandidat masih sangat berpeluang untuk memenangkan Pilkada DKI. Pasalnya, belum ada pasangan yang mampu mengungguli jauh para paslon lain.

JAKARTA – Lembaga Survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei peta dukungan dan tren elektabilitas tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, yang akan bertarung di Pilkada DKI 2017.

Hasil survei tersebut mengatakan, pasangan nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni mendapatkan elektabilitas 30,25 persen. Pasangan nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat 28,88 persen. Sedangkan pasangan nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, mendapat elektabilitas 28,63 persen. Sisanya sebanyak 12,24 persen pemilih masih belum menentukan pilihan.

"Temuan survei ini menunjukan bahwa posisi elektabilitas ketiga pasangan calon secara statistik masih dalam rentang margin of error. Ini artinya, melihat tren yang ada belum bisa disimpulkan siapa pemenang Pilkada DKI," ujar Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yudha, di Jakarta Pusat, Kamis (19/1/2017).

Hanta melanjutkan, semua kandidat masih sangat berpeluang untuk memenangkan Pilkada DKI. Pasalnya, hingga saat ini belum ada pasangan yang mampu mengungguli jauh para paslon lain. Menurutnya, yang menjadi penentu adalah kandidat mampu atau tidak menarik pemilih yang belum menentukan pilihan  (undecided voters) dan pemilih yang belum mantap atau masih mungkin berubah (swing voters). "Sedangkan ceruk pemilih yang sudah mantap sudah sulit berubah," katanya

Survei ini dilaksanakan pada 9-13 Januari 2017 dengan menggunakan metode multi stage random sampling. Jumlah responden 800 orang dengan margin of error sebesar 3,46 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Dana survei dibiayai oleh internal Poltracking Indonesia.

Jakarta > Pemerintahan

Pilkada DKI

Survei LSI, Anies – Sandi Tak Lolos Putaran Pertama

Rabu, 18 Januari 2017 10:25 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Amin Hayyu Al Bakki

Konfrensi pers LSI
Konfrensi pers LSI

Share this





Survei LSI yang diselenggarakan 5 sampai 11 Januari, menunjukkan pasangan Anies – Sandi tidak akan lolos putaran pertama.

PULOGADUNG- Lingkaran Survei Indonesia (LSI) memprediksi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Anies Baswedan-Sandiaga Uno tidak akan lolos putaran pertama Pilkada DKI 2017. Dalam survei yang dilakukan dari 5 sampai 11 Januari 2017, pasangan Anies-Sandi hanya memperoleh suara sebanyak 21,4 persen.

Peneliti senior LSI Ardian Sopa mengatakan, dalam survei tersebut, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono – Sylviana Murni di posisi paling teratas dengan perolehan 36,7 persen. Sedangkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Syaiful Hidayat berada di tempat kedua dengan meraih suara 32,6 persen.

Ardian mengatakan ada beberapa blunder yang membuat Anies-Sandi tidak lolos di putaran pertama. “Dukungan pemilih sektoral turun lantaran blunder Anies Baswedan kala menemui pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab beberapa waktu lalu,” ujar Ardian, Selasa (17/1/2017) di kantornya di kawasan Rawamangun.  

Ia menjelaskan rata-rata dukungan Anies-Sandi di pemilih kelas menengah atas dan pendidikan tinggi turun. Yang pernah kuliah hanya 20,32 persen (dukungan) dan dari faktor pendapatan ekonomi menengah ke atas hanya 22,91 persen saja. “Pertemuan Anies dengan Habib Rizieq kurang sejalan dan menciptakan sentimen negatif di kalangan pemilih menengah atas yang semula mendukung Anies,” katanya.

Selain itu, lanjut Ardian, tidak adanya program unggulan yang dikampanyekan secara masif oleh Anies-Sandi turut mempengaruhi dukungannya. Meski ada beberapa program bagus seperti KJP Plus dan OKOC (One Kecamatan One Center), menurut Ardian itu kurang menarik perhatian publik.

"Berbeda dengan pasangan Ahok-Djarot, karena sebagai petahana terlihat dan mudah diakses. Sementara Agus-Sylvi militan ke kampung, RT, RW, dan fokus pada bantuan modal. Bisa jadi program Agus-Sylvi populer di segmen menengah ke bawah," tandas Ardian.

Alasan terakhir, tambah Ardian, pasangan Anies-Sandi kurang menarik di mata masyarakat Ibu Kota. "Hal itu terlihat dari program yang dia bidik tidak segmented. Beda dengan Agus-Sylvi yang programnya lebih disukai kelompok menengah ke bawah, sementara program Ahok-Djarot disukai kalangan menengah atas," pungkas Ardian

 

Jakarta > Pemerintahan

Sosok Anies di Mata Gurunya

Minggu, 15 Januari 2017 13:06 WIB
Editor : Andi MZ | Sumber : DBS

Anies Baswedan bersama guru SMP nya
Anies Baswedan bersama guru SMP nya

Share this





Sosok Anies Baswedan di mata gurunya dikenal sebagai anak baik karena sering membantu teman. Ia juga aktif di OSIS.

JAKARTA – Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara tak sengaja bertemu dengan Sujonno, gurunya ketika duduk di bangku SMP. Pertemuan itu terjadi ketika Anies menghadiri Tabligh Akbar Politik Islam Masjid Al-Azhar, Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (15/1/2017).

Bagaimana sosok Anies di mata gurunya? Sujono menceritakan Anies merupakan anak yang baik karena selalu membantu teman-temannya. Ia juga memiliki jiwa kepemimpinan. "Dia kan selalu jadi tim di OSIS, selalu membantu rekan-rekannya yang kekurangan. Baik kekurangan dalam arti di dalam pergaulan maupun sosial," ujar Sujono. 

Sujono mengatakan Anies sering keluar masuk kantor guru BP. Namun bukan karena pelanggaran. “Ia sering ke guru BP untuk konsultasi. Dia kan aktif di OSIS,” tutur Sujono.

Anies maju menjadi Calon Gubernur DKI Jakarta berpasangan dengan Sandiaga Uno. Pasangan nomor urut 3 ini diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera. Salah satu visinya memimpin ibu kota adalah menciptakan lapangan kerja. 

Jakarta > Pemerintahan

Debat Cagub DKI

100 Relawan Anies – Sandi Akan Hadir di Debat Cagub DKI

Jumat, 13 Januari 2017 14:14 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Chandra Purnama

Sandiaga Salahudin Uno
Sandiaga Salahudin Uno

Share this





Mardani Ali Sera mengatakan 100 relawan Anies – Sandi akan hadir di debat Cagub DKI yang digelar di Hotel Bidakara.

JAKARTA – Sekitar 100 relawan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Anies Baswedan – Sandiaga Salahudin Uno akan hadir di acara debat Cagub DKI. Relawan itu berasal dari berbagai posko pemenangan.

Hal itu diungkapkan Mardani Ali Sera, ketua tim pemenang pasangan Anies – Sandi. "Pendukung yang hadir sebanyak 100 orang sesuai jatah dari KPU DKI Jakarta. Ada juga tim penggembira di luar arena,” ujarnya, Jumat (13/1/2017).

Ia menambahkan relawan yang mau menonton melalui layar besar, akan diarahkan menuju Posko Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat. "Tim kami mengarahkan pendukung untuk nonton bareng debat di Cicurug,” tuturnya.

Debat perdana calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI diselenggarakan KPUD Jakarta di Hotel Bidakara, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (13/1/2017) malam. Debat ini dijaga aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya.

 

Jakarta > Pemerintahan

Tim Anies-Sandi Tidak Pernah Edarkan Spanduk dan Meme Provokatif

Kamis, 05 Januari 2017 14:01 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Muhammad Azzam

Anies-Sandi
Anies-Sandi

Share this





Meme dan spanduk yang tengah ramai soal Anies-Sandi saat ini menandakan ada pihak tidak bertanggung jawab tengah melakukan kampanye hitam.

JAKARTA - Tim Pemenangan Cagub dan Cawagub DKI, Anies Baswedan-Sandiaga Uno menegaskan tak pernah membuat meme atau spanduk yang memuat tulisan "Saya Muslim Sejati, No Syiah, No Sekuler".

Semua desain yang spanduk atau meme yang dibuat kontennya selalu berisi visi misi Anies-Sandi atau terkait acara. “Jadi, bukan provokatif yang mengarah ke SARA atau menyerang kelompok tertentu,” ucap Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi, Mardani Ali Sera saat dikonfirmasi, Kamis (5/1/2016).

Ali menilai, justru meme tersebut menandakan bahwa pasangan calon (paslon) nomor urut 3 tengah mendapat serangan kampanye hitam dari pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

“Kami bakal berkonsultasi dengan Tim Hukum dan Advokasi Anies-Sandi untuk menentukan langkah selanjutnya. Apakah kami akan laporkan ke aparat berwajib atau Bawaslu, nanti akan kami beritahukan,” terangnya.

Yang pasti, Anies bukanlah penganut Anies bukan penganut Syiah tetapi seperti muslim lain di Indonesia. Dia adalah ahlus sunnah wal jamaah.

“Kampanye hitam seperti ini adalah perbuatan tercela. Apalagi, di masa seperti sekarang saat kita ingin membangun persatuan. Tidak pernah kami membuat spanduk dengan pesan memecah belah atau menyombongkan diri sendiri sebagai muslim sejati. Spanduk yang dilaporkan itu adalah kampanye hitam yg keji," tegasnya.

 

 

 

Jakarta > Pemerintahan

Kampanye Anies

Anies Ingin Gelar Kompetisi Olahraga Tingkat RT

Kamis, 05 Januari 2017 09:29 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Amin Hayyu Al Bakki

Anies berkampanye
Anies berkampanye

Share this





Calon Wakil Gubernur DKI ingin membuat kompetisi olahraga tingkat RT dan RW untuk membangun warga sehat dan bahagia.

JATINEGARA- Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan berjanji menggelar kompetisi olahraga secara rutin di tingkat RT maupun RW bila terpilih menjadi pemimpin Ibu Kota. Kompetisi itu berguna membuat warga hidup sehat dan bahagia lahir batin.

Anies mengungkapkan janji itu saat berkampanye di Gelanggang Remaja (Youth Center) Otista, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (4/1/2016). “Kompetisi olahraga membuat karakter disiplin, kerja keras, kerja tuntas, dan menaklukkan diri sendiri,” katanya.

Ia menambahkan, selama ini, kompetisi olahraga lebih banyak diselenggarakan menjelang perayaan Hari Kemerdekaan, pada 17 Agustus. “Kalau saya terpilih, kami akan adakan kompetisi olahraga di lingkungan sepanjang tahun, bukan hanya saat 17 Agustus,” ujarnya.

Mantan Rektor Universitas Paramadina ini menegaskan kompetisi olahraga tak hanya membangun manusia berkarakter tapi juga menciptakan kampung sehat. Pasalnya, Anies menjelaskan, di setiap kampung akan disediakan arena eskpersi atau tempat olahraga sehingga bisa membantu mengurangi polusi udara. 

 

Jakarta > Pemerintahan

Timses Anies – Sandi Berharap Agus – Sylvi Ikut Hadir Acara Debat di TV

Sabtu, 17 Desember 2016 15:16 WIB
Editor : Dany Putra | Sumber : DBS

Agus-Sylvie
Agus-Sylvie

Share this





Tanpa kehadiran salah satu pasangan calon, acara debat di TV bagai sayur tanpa garam.

JAKARTA – Meskipun bukan acara resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni diharapkan bisa ikut hadir dalam acara debat yang disiarkan oleh stasiun televisi. Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Sekretaris tim pemenangan Anies Baswedan – Sandiaga Uno, Angga Wira.

Menurutnya, acara debat yang ditampilkan di stasiun televise sangat bagus bagi masyarakat guna mengetahui program-program para kandidat.

"Tentunya kami berharap agar ketika ada debat, Mas Agus dan Bu Sylvi bisa hadir, ini kebersamaan, sangat cantik kalau ketiga calon hadir. Tidak perlu menunggu debat resmi," ujar Angga di sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (17/12/2016).

Oleh karena itu, acara debat Cagyb- Cawagub terasa kurang lengkap jika tidak dihadiri oleh salah satu pasangan calon. "Kemarin itu seperti sayur kurang garam lah karena Mas Agus tidak hadir," ucapnya.

Dia melanjutkan, acara debat merupakan wadah bari pasangan calon untuk beradu program dan gagasan membangun DKI Jakarta lebih baik lagi. Oleh karenanya sangat baik jika semua pasangan ikut hadir dalam debat tersebut. Untuk itu, Angga yang mewakili Anies-Sandi mengajak Agus-Sylvi agar hadir jika ada acara debat selanjutnya.

"Sehingga jangan ribut di luar arena, baiknya di modulasi di debat. Meskipun itu pilihan, saya dari Anies-Sandi hanya mengajak," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Agus – Sylvi dua kali absen dalam debat public yang diselenggarakan oleh NET TV dan Kompas TV. Agus sendiri mengungkapkan alasannya tidak hadir lantaran merasa tidak punya kewajiban mengikuti acara debat tersebut. Alasan lainnya, karena pasangan nomor urut satu ini lebih memilih bertemu dengan warga DKI Jakarta.

Jakarta > Pemerintahan

Begini Strategi Tim Pemenang Anies-Sandi

Kamis, 15 Desember 2016 09:56 WIB
Editor : rudiyansyah | Reporter : Chandra Purnama

Ketua Tim Pemenang Anies-Sandi, Mardani Ali Sera
Ketua Tim Pemenang Anies-Sandi, Mardani Ali Sera

Share this





Ada empat strategi yang akan dilakukan oleh tim pemenangan Anies-Sandi untuk memenangkan Pilkada DKI.

PASAR MINGGU – Ketua tim pemenangan pasangan calon gubernur Anies Baswedan dan Sandiaga Uno Mardani Ali Sera membeberkan strategi pemenangan calon nomor urut 3 dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Ada empat strategi yang akan dilakukan tim pemenangan yang dipimpinnya itu.

Mardani menjelaskan strategi pertama yakni dengan merebut hati warga Jakarta yang diberi nama 'Kepung Atapnya'. "Hasil kajian kami, warga Jakarta itu mandiri. Jadi semua pilihan bukan tergantung dari orang lain. Oleh karena itu, maksud dari Kepung Atapnya adalah memproduksi berita-berita tentang Anies-Sandi yang bisa langsung dinikmati oleh warga Jakarta," kata Mardani di DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (14/12/2016).

Strategi kedua, lanjut Mardani diberi nama "Ketuk Pintunya".  Strategi ini dilakukan dengan cara melantik penanggung jawab tim pemenangan dari setiap kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW. “Nah mereka yang bertugas untuk menyampaikan visi misi dari Anies-Sandi," lanjut dia.

Strategi yang ketiga diberi nama "Sentuh Hatinya"‎. "Itu tadi bagaimana relawan dan tim kemenangan benar-benar membuat pesona kepad publik. Yaitu dengan hikmat, melayani dan masuk ke kegiatan masyarakat. Termasuk sentuhan melalui masjid dan gereja," beber Mardani.

Strategi keempat, yakni "Patahkan Logikanya". Strategi ini akan fokus memberikan pemaparan kepada warga Jakarta tentang visi misi Anies-Sandi. “Lalu akan kami bandingkan dengan pasangan calon yang lain. Itu bisa merubah keputusan para pemilih nantinya," tutup Mardani.