Jakarta > Pemerintahan

Ahok Minta Camat dan Lurah Menjadi 'Manajer'

Selasa, 19 Agustus 2014 10:02 WIB
Editor : | Reporter :

Ahok2
Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).(Istimewa)
Foto :

Share this








GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta camat dan lurah untuk jadi manajer di 'rumahnya' sendiri. Mereka  bertanggung jawab atas daerahnya dan dibantu pejabat terkait di bawahnya hingga tingkat RT.

"Jakarta tengah membenahi sistem online dan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) untuk warga DKI," ungkap pria yang disapa Ahok tersebut, Senin (18/8/2014).

Ahok mengklaim jika pemerintahan di bawah naungannya telah memberikan sejumlah layanan untuk kemudahan warga DKI, khususnya dalam menjangkau warga melalui teknologi gadget dan sosial media.

"DKI sekarang fokus terhadap pengawasan lewat CCTV di setiap penjuru kota. Kalau sosial media seperti twitter dan lainnya, Wi-Fi sudah dari dulu," papar mantan Bupati Belitung Timur tersebut bangga.

Ia juga mengatakan, pihaknya bakal mencabut kartu tanda penduduk (KTP) bagi warga yang membuang sampah sembarangan di kawasan Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat. Kebijakan yang telah berjalan sejak 13 Agustus lalu itu dinilai perlu dalam menjaga kelestarian kawasan yang menjadi ikon Kota Jakarta tersebut.

Untuk diketahui, setiap harinya kawasan Kota Tua dijaga oleh Satpol PP dari pukul 06.00 hingga 22.00 secara bergantian. Mereka akan mengawasi pengunjung dan pedagang, kalau kedapatan membuang sampah sembarangan langsung ditindak.

"Sementara ini masih pakai posko pengawasan yang disiapkan untuk berjaga dari pagi hingga malam. Nanti kalau sudah ada CCTV, tinggal diawasi secara digital oleh perangkat kerja terkait,” demikian Ahok.

 

Reporter          : Tangguh SR

Editor              : Ahmad Fauzi Iyabu