Jakarta > Pemerintahan

Ada 11.000 KK Siap Gantikan Penghuni Rusun yang Nunggak Iuran Sewa

Kamis, 10 Agustus 2017 13:51 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Yatti Febriningsih

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat
Foto : Yatti Febriningsih

Share this








Pemprov DKI Mencatat ada 6.000 KK yang menunggak iuaran Rusunawa di Jakarta. Namun, sudah ada 11.000 KK yang siap menggantikannya.

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, saat ini sebanyak 6.000 kartu keluarga (KK) tercatat menunggak iuran rumah susun sewa (Rusunawa) di Jakarta. Jumlah ini nantinya siap digantikan oleh 11.000 KK lainnya yang sudah mengantri ingin mendapatkan Rusunawa.

"Ini Dinas Perumahan turun untuk mendata apa penyebabnya. Itu bayangkan yang antri ingin dapat rusun sudah mencapai hampir 11.000 KK. Setiap hari saya terima mereka untuk minta rusun dan mereka bersedia membayar iuran," ujar Djarot di Balai Kota Jakarta, Kamis, (10/8/2017).

Djarot menambahkan, bagi yang tiga bulan berturut-turut menunggak akan segera ditindaklanjuti. Hal tersebut sesuai aturan yang berlaku.

"Yah kan peraturannya begitu. Kalau memang sengaja dia nggak mau bayar yasudah banyak yang mau loh. Kami akan segera perintahkan dinas perumahan untuk mengundang mereka yang antri," terangnya.

Kedepannya, Djarot juga akan segera mendata Rusunawa yang masih bisa ditempati. Kendati begitu, pihaknya akan terlebih dahulu mendata mana saja masyarakat yang benar-benar membutuhkan.