Rabu, 24 Januari 2018 10:50:00
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih
100 Hari Anies-Sandi, Balai Kota Jadi 'Sepi'
Sudah jarang warga yang mengadu ke Balai Kota. Berbeda dengan zaman Ahok.
Foto : Yatti Febriningsih
 

JAKARTA - Kepemimpinan Gubenur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno telah memasuki hari ke-100. Selama itu, keduanya banyak mengubah beberapa kebijakan, salah satunya seperti pengaduan warga. 

Setelah menjabat sebagai Gubernur, Anies langsung mengubah kebijakan tradisi pengaduan warga yang sudah ada di era Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan memindahkan pengaduan warga ke kecamatan terhitung sejak 17 November lalu. 

Anies beralasan agar warga tidak repot. Tidak perlu jauh-jauh mengadu ke Balai Kota karena bisa dilakukan di kecamatan lingkungan tempat tinggal mereka sendiri. Alhasil, Balai Kota yang biasa ramai masyarakat, kini, mulai sepi. 

“Masih (ada pengaduan). Tapi pengaduan sih sudah mulai berkurang yah, di bidang kesehatan udah jarang banget yah. Yang datang rata-rata Cuma untuk ketemu Pak Gubernur. Ingin jumpa langsung,” ujar Beka, petugas SKPD di bidang kesehatan kepada Infonitas.com di Balai Kota, Jakarta, Rabu (24/1/2017). 

Selanjutnya saat disinggung lebih lanjut, Beka enggan mengomentari terkait kebijakan Anies ini. Beka hanya berkomentar jika apapun kebijakan yang dilakukan intinya harus keputusan terbaik bagi masyarakat kedepannya. 

“Bagus kok sama saja. Tapi kan tergantung dari cara kita menindaklanjuti masalah. Intinya kan bagaimana bisa menyelesaikan masalah masyarakat,” pungkasnya. 

Untuk diketahui, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sendiri resmi dilantik langsung oleh presiden republik Indonesia, Joko Widodo sebagai Gubernur dan wakil Gubernur DKI Jakarta pada 16 Oktober 2017 lalu. Keduanya resmi bekerja di Balai kota terhitung sejak 17 Oktober 2017 menggantikan kepemimoinan sebelumnya Djarot Saiful Hidayat. 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda