Jakarta > Kuliner

Cara Mengolah Sayur Agar Tetap Terjaga Nutrisinya

Selasa, 22 November 2016 13:48 WIB
Editor : Andi MZ | Sumber : DBS

Pedagang tomat dan sayuran segar di pasar tradisional.
Pedagang tomat dan sayuran segar di pasar tradisional.
Foto : Rendy MR

Share this








Sayur dikenal kaya nutrisi. Untuk menjaga kadar gizi di makanan tersebut, Anda bisa menggunakan cara di bawah ini.

JAKARTA – Sayur mayur dikenal kaya nutrisi. Namun jika diolah dengan cara tidak benar, kandungan nutrisinya bisa hilang. Berikut cara mengelola beberapa jenis sayur agar kandungan nutrisinya tetap terjaga.

Tomat

Tomat sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung sekaligus memiliki senyawa yang dapat melawan kanker. Ahli gizi Pixie Turner menyebut tomat dapat meningkatkan kadar likopen. Karenanya, untuk memperkaya kandungan nutrisinya, memasak tomat untuk dijadikan saus sebaiknya menggunakan minyak zaitun.

Biarkan bawang putih beberapa menit setelah diiris atau ditumbuk

Pixie mengatakan enzim allinase memiliki sifat anti kanker akan dilepaskan saat bawang putih ditumbuk atau diiris. Namun saat terkena panas enzim tersebut, maka manfaat bawang putih bisa hilang. Sebaiknya, biarkan bawang putih selama 5 sampai 10 menit setelah diiris dan sebelum dimasak. Langkah ini untuk menghentikan efek negatif dari pemanasan.

Jangan kupas kentang

Kulit kentang mengandung serat 80 persen zat besi dan 35 persen vitamin C. Karena itu, saat memasak kentang, jangan kupas kulitnya.

Masak bayam hingga layu

Sayuran hijau seperti bayam adalah cara bagus untuk meningkatkan asupan zat besi. Walaupun banyak anggapan menyebutkan mengkonsumsi sayuran mentah merupakan hal baik. Namun untuk bayam, sebaiknya dimasak hingga layu. Bayam akan memiliki lebih banyak zat besi jika dimasak hingga layu. Untuk menambah kadar nutrisinya, Anda juga bisa menambahkan air lemon sebelum menyajikannya. Kandungdan vitamin C membantu tubuh menyerap zat besi.







 

Berita Terkait