-->
Jakarta > Kesehatan

Tolong Korban Angin Duduk dengan CPR

Jumat, 15 September 2017 10:34 WIB
Editor : Wahyu AH | Sumber : DBS

Angin duduk
Istimewa
Foto : istimewa

Share this








Tujuh hingga sepuluh menit pertama waktu tepat melakukan penyelamatan dari bahaya angin duduk. Caranya dengan melakukan CPR.

JAKARTA – Kasus angin duduk atau henti jantung mendadak bukan lagi hal baru. Data Kementerian Kesehatan pada 2014 memperkirakan ada 10.000 kasus per tahun. Berarti, sekiranya 27 orang mengalami henti jantung mendadak setiap hari. Bahkan, Kemenkes memprediksi angka tersebut akan terus bertambah.

Mengatasi serangan angin duduk sebenarnya mudah. Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr Jetty R H Sedyawan, SpJP(K) mengatakan, tujuh hingga sepuluh menit pertama waktu tepat melakukan penyelamatan.

Caranya dengan resusitasi jantung paru atau Cardiopulmonary Resuscitation (CPR). Orang awam bisa melakukannya. Langkah pertama dengan menekan dada.

“Baringkan tubuh korban di atas permukaan yang keras. Jangan di kasur. Posisikan tangan Anda tepat di atas dada bagian tengah, tepat di antara putting dan letakkan telapak tangan kedua di atas tangan pertama. Pastikan posisi siku Anda lurus. Gunakan kekuatan seluruh tangan, jangan hanya mengandalkan lengan,” ucapnya.

Baca Juga : Lima Cara Menghilangkan Karang Gigi

Tekan kuat dada sebanyak 30 kali dengan kecepatan satu hingga dua tekanan per detik. “Lalu, cek kondisi korban. Jika belum, Anda bisa memberikan nafas buatan. Ingat, tujuh hingga sepuluh menit pertama waktu adalah waktu krusial untuk menyelamatkan korban dari bahaya angin duduk.”
 

    -->