-->
Jakarta > Kesehatan

Tari Poco-Poco Turunkan Risiko Demensia dan Alzheimer

Jumat, 01 Juni 2018 13:00 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Ichwan Hasanudin

Tari Poco-Poco
Tari Poco-Poco Bisa Turunkan Risiko Demensia dan Alzheimer.
Foto : istimewa

Share this








Tari Poco-Poco jika dilakukan secara benar dilakukan secara benar, berkala dan konsisten mampu menurunkan risiko terkena penyakit demensia dan alzheimer.

JAKARTA -  Siapa sangka Tari Poco-Poco jika dilakukan secara benar dilakukan secara benar, berkala dan konsisten mampu menurunkan risiko terkena penyakit demensia dan alzheimer.

Hasil penelitian Dr. dr. Ria Maria Theresa, Sp.KJ dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menunjukkan jika dilakukan secara benar dan berkala, tarian Poco-Poco mampu menurunkan resiko terkena penyakit demensia Alzheimer dan mengaktifkan sel-sel dapat neuron otak yang pasif sampai sekitar 37,5 persen.

Tidak mengherankan bila gerakan Poco-Poco sudah diperkenalkan di banyak negara seperti Jepang, Selandia Baru, dan Malaysia. Bahkan gerakan tarian ini menjadi menjadi salah satu topik utama pada acara Asia-Pasifik Konferensi Alzheimer Disease International (ADI) pada tahun lalu.

Melihat manfaat itu, Yayasan Alzheimer’s Indonesia (ALZI) bersama Markas Besar TNI-AD berkolaborasi memberikan edukasi mengenai penyakit demensia dan alzheimer dan memasyarakatkan poco-poco ceria ke seluruh penjuru wilayah Indonesia.

Executive Director Alzheimer’s Indonesia Sakurayuki menuturkan kolaborasi antara Alzheimer’s Indonesia dengan TNI AD ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pola hidup sehat untuk mencegah penyakit Alzheimer.

Menurutnya, kebutuhan ODD berbeda antar satu orang dengan lainnya, dan beberapa kondisi dapat menyebabkan ODD memiliki kebutuhan yang tak lagi dapat dipenuhi dengan tinggal di rumah seperti biasa.

“Saya berharap, kerjasama ini akan semakin mempercepat mewujudkan Indonesia sebagai negara ramah lansia karena semakin banyak orang yang paham mengenai penyakit demensia ini,” katanya.

 

    -->