Jumat, 25 Mei 2018 12:34:00
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih
Puskesmas Kalideres beri bantuan pada pencari suaka
Puskesmas Kalideres beri bantuan kesehatan pada pencari suaka yang masih bertahan di Rumah Detensi Imigrasi, Kalideres, Jakarta Barat.
Foto : Ronald P. Gerson
 

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) sempat menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan terkait masalah mahalnya pengobatan di Jakarta. Terlebih, Pemprov DKI berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC). 

Saat disinggung soa hal ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin mengklaim biaya kesehatan di Jakarta sudah mengalami penurunan. Sebab, sudah dibantu menggunakan dana dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Pemprov DKI Jakarta tahun 2018. 

“Biaya kesehatan memang sekarang kalau di DKI sudah terpetakan jauh menurun karena yang kita alokasikan dana 17 persen (dari APBD),” ujar Sandiaga di Balaikota, Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Selain dana APBD, turunnya biaya kesehatan juga didukung lewat program andalan OK OCare. Program ini, menurut dia, sangat mendukung peran puskesmas, salah satunya memberikan biaya gratis tes kesehatan untuk calon pengantin.

“Sudah sangat bisa mengurangi biaya. Program OK OCare itu bisa mengidentifikasi dan mengantisipasi tentunya kegiatan-kegiatan promotif-preventif yang bisa di-drive (didorong) dari kelurahan-kelurahan. Dan kita sekarang sudah punya puskesmas di level kelurahan,” tandasnya. 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda