Selasa, 06 November 2018 09:20:00
Editor : Wahyu AH | Sumber : Infotorial
ICCC Terus Bangun Kesadaran Masyarakat Atasi Kanker
Seminar ICCC.
Foto : istimewa
 

JAKARTA - Oktober menjadi bulan peduli kanker payudara di dunia (Breast Cancer Awareness Month). Gerakan yang identik dengan warna pita pink ini telah dimulai sejak tahun 1985 oleh Asosiasi Kanker Amerika (American Cancer Society) dan telah menginspirasi banyak orang untuk semakin peduli dan sadar akan isu kanker payudara yang dapat menyerang siapapun, tidak peduli usia ataupun jenis kelamin.

 Seperti yang kita ketahui, kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang angka kejadiannya masih sangat tinggi, yaitu menempati urutan kedua setelah kanker paru (GLOBOCON 2018).

Terdapat banyak faktor risiko yang dapat memicu berkembangnya kanker payudara seperti usia lanjut, jenis kelamin khususnya perempuan, genetik (riwayat keluarga yang terkena kanker), paparan hormone estrogen, diet tidak sehat, dan kurangnya aktivitas fisik.

Di luar faktor risiko tersebut, yang menjadi langkah terpenting dalam pencegahan kanker payudara adalah kesadaran melakukan deteksi dini secara rutin, walaupun belum ada tanda dan gejala kanker payudara yang terlihat.

Angka keberlangsungan hidup (survival rate) para penyintas kanker payudara dalam 5 tahun adalah 99 persen jika ditemukan pada stadium I, 88 persen pada stadium II, 55 persen pada stadium III, dan 15 persen pada stadium IV (Cancer Research UK).

Semakin dini kanker payudara terdeteksi, semakin tinggi kesempatan untuk survive. Namun, sayangnya kesadaran deteksi dini masih sangat rendah di Indonesia dibuktikan dengan masih banyaknya kasus kanker payudara yang sudah memasuki stadium lanjut (III dan IV) ketika ditemukan.

Melihat kondisi masih tingginya insiden kanker payudara secara global dan masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini, maka Indonesia Cancer Care Community (ICCC) turut ambil bagian dalam kampanye peningkatan kesadaran (awareness) masyarakat terhadap kanker payudara pada bulan Oktober bersama Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

ICCC mengadakan seminar awam yang berjudul “Healthy Living Without Cancer. Say NO, to Breast Cancer” sebagai narasumber dr. Maman Abdurahman, Sp.B(K)Onk (Ketua Paraboi Jawa Barat) di Hotel Holiday Inn Pasteur Bandung, Jalan Dr. Djunjungan No.96 Bandung pada 21 Oktober 2018 pukul 09.00-13.00 WIB.

"Serangkaian acara yang berlangsung seperti senam, talk-show, sharing dari penyintas kanker, materi motivasi, dan pemeriksaan kesehatan. Indonesia Cancer Care Community (ICCC) merupakan komunitas yang lahir dari kepedulian para Warrior, Survivor, dan Caregiver Kanker," ucap Nikita, Marketing Komunikasi ICCC dalam keterangan tertulis, Senin (5/5/2018).

Komunitas yang berdiri pada tanggal 27 Februari 2010 ini bersifat sosial dan nirlaba serta terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat yang peduli akan kanker. ICCC mempunyai visi untuk menjadi wadah edukasi, informasi, dan dukungan bagi para Warrior, Survivor, dan Caregiver Kanker dengan slogan We Care, Arise, and Never Give Up!

"Yuk, kenal lebih lanjut ICCC di https://iccc.id dan follow akun Instagram ICCC (@iccc.id) dan FB Page ICCC (ICCC –Indonesia Cancer Care Community)," tandas Nikita.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda