Minggu, 31 Desember 2017 13:00:00
Editor : Wahyu AH | Reporter : Adi Wijaya
Waspada, Kasus Penculikan Anak Sepanjang 2017 Meningkat
Ilustrasi
Foto : istimewa
 

KOJA – Tidak hanya fokus terhadap kasus kekerasan anak, Komisi Nasional Perlindungan Anak juga mencatat kasus penculikan anak sepanjang 2017 di Jabodetabek. Kasus tersebut tercatat mengalami peningkatan dibanding 2016 lalu.

Sekretaris Jenderal Komnas Perlindungan Anak Dhanang Sasongko menyebut ada 196 kasus pengaduan anak hilang sepanjang 2017. Sedangkan tahun sebelumnya hanya 111 kasus.

"Sebanyak 61 kasus anak hilang terjadi di rumah bersalin. Sedangkan 161 kasus lainnya terjadi di lingkungan masyarakat," kata Dhanang saat dikonfirmasi infonitas.com, Minggu (31/12/2017).

Dia merinci, terdapat enam kasus penculikan bayi, 45 kasus penculikan anak, 15 kasus anak hilang, 61 kasus penelantaran bayi, dan 69 kasus penelantaran anak. Lokasi terjadinya penculikan anak mayoritas terjadi di lingkungan keluarga, lalu lingkungan masyarakat, dan lingkungan sekolah.

"Ini menjadi alarm bagi orang tua dan keluarga untuk waspada menjaga anak dan bayi mereka," ujarnya.

Menurut Dhanang, kasus tersebut rata-rata dilatarbelakangi masalah keluarga, seperti faktor ekonomi dan perceraian. Serta faktor lainnya seperti dendam, emosi, dan faktor ingin memiliki keturunan.

"Tingkat ekonomi rentan terhadap kasus penculikan ini. Banyak para pelaku melakukan aksinya untuk mendapatkan uang dari hasil penculikan anak," tutupnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda