Jakarta > Hukum

Stop Swastanisasi Air, Segera Bentuk Satgas

Senin, 12 Februari 2018 13:19 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih

swastanisasi air
Sumber foto Tirto.id
Foto : istimewa

Share this








Proses pembentukan satgas terkait swastanisasi air akan diserahkan ke komite pencegahan korupsi

JAKARTA - Wakil Gubenur DKI Jakarta, Sandiaga Uno akan membentuk Satuan Petugas (Satgas) yang bertugas menyetop swastanisasi air. Ini sebagai tindak lanjut usulan dari Komite Pencegahan Korupsi (PK) dari Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI.

"Saya rasa itu masukan yang baik karena kita kan harus menjalankan putusan Makaman Agung (MA),” ujar Sandi singkat di Balai kota, Jakarta, Senin (12/2/2018). 

Prosesnya, lanjut Sandi, akan diserahkan ke komite pencegahan korupsi. Ia berharap Satgas ini bisa memastikan layanan air bersih, akses air bersih untuk seluruh warga Jakarta baik kelas atas maupun menengah ke bawah

“Bagaimana masyarakat menengah ke bawah mendapatkan air dengan harga yang murah jadi bukan hanya aksesnya saja tapi juga terjangkau harganya buat masyarakat," tegasnya. 

Sebagai Informasi, Mahkamah Agung (MA) mengabulkan gugatan warga negara untuk menghentikan swastanisasi air di Jakarta pada 10 Oktober 2017 lalu. Dalam hal ini, kontrak pengelolaan air dengan PT Aetra Air Jakarta dan PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja). Di mana PT Aetra Air Jakarta adalah salah satu saham yang dibentuk oleh Sandi.

Belakangan diketahui jika PT Aetra Air Jakarta dan PT PAM Lyonnnase Jaya (Palyja) dan Pemprov DKI Jakarta telah melawan hukum karena menyerahkan kewenangan pengelolaan air Jakarta kepada pihak swasta. Gugatan dilakukan Koalisi Masyarakat Menolak Swastanisasi Air Jakarta (KMMSAJ), Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jakarta.