Selasa, 10 April 2018 11:39:00
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih
Sandiaga Uno Nego ke Polisi Soal Penutupan Pasar Tasik Tanah Abang
Sandiaga Uno meninjau pengerjaan Underpass Mampang.
Foto : Yatti Febriningsih
 

JAKARTA - Wakil Gubenur DKI Jakarta berencana melakukan negosiasi dengan pihak Polda Metro Jaya tekait penutupan Pasar Tasik Tanah Abang, Jakarta Pusat.  Pasalnya, para pedagang di pasar tersebut malah berjualan di trotoar jalan.

“Jumlahnya mencapai 500 pedagang. Beri kesempatan kepada kami untuk tetap menggunakan lahan yang di bongkaran, paling tidak untuk Kamis dan Senin depan,” kata Sandiaga di Balai kota, Jakarta, Senin (9/4/2018). 

Pasar Tasik Tanah Abang yang berlokasi tepat di belakan Pasar Blok G Tanah Abang memang hanya beroperasi setiap Senin dan Kamis. Pasar ini dikenal dengan produk-produk garment dan tekstil dengan harga terjangkau.

Sandiaga mengaku sudah menyiapkan lahan seluas 1 hektare di Cideng Timur. Lahan tersebut bisa disewa oleh pengelola pasar. Rencana jangka panjang, Sandiaga ingin memasukkan Pasar Tasik ke dalam konsep Penataan Pasar Tanah Abang.

Sekadar informasi, para pedagang Pasar Tasik Tanah Abang awalnya berjualan di lahan milik PT Kereta Api Indonesia. Kini, lahan yang mereka tempat menjadi obyek sengketa hingga pihak kepolisian menutupnya.

“Lahan itu bermasalah dan terjadi wanprestasi dan bersengketa,” katanya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda