-->
Jakarta > Hukum

Sandiaga Ancam Remaja Vandalisme di Underpass Mampang

Senin, 04 Juni 2018 10:22 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih

vandalisme
Sumber foto merdeka.com
Foto : istimewa

Share this








Sandiaga memberikan tenggat waktu selama 1x24 jam agar remaja pelaku vandalisme membersihkan coretannya di Underpass Mampang.

JAKARTA - Jalan lintas bawah atau underpass Mampang, Kuningan, Jakarta Selatan kembali menjadi tempat aksi vandalisme. Diduga kali ini pelakunya adalah peserta Sahur On The Road (SOTR).

Salah satu akun Instagram terkenal mengunggah video laki-laki memakai topi sedang mencorat-coret dinding. Lalu, pergi menggunakan sepeda motor setelah aksinya selesai.

Menanggapi itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengungkapkan ironis soal. Itu sangat memalukan. Ia mengatakan akan menindak tegas para pelaku SOTR yang merusak fasilitas Jakarta. Sandiaga memberikan tenggat waktu agar pelaku membersihkan kembali coretannya di underpass Mampang. 

“Kalau nggak dibersihin, nopol saya kasih ke polisi dan kita udah  punya nama-nama sekolahnya, mereka akan ditindak tegas. Itu aja. One by 24 hours, 1x24 jam  kalau enggak dia laporin polisi, dia bersihin sendiri. Ini anak-anak jangan diberikan keleluasaan, harus diberikan disiplin yg tegas,” tegas Sandiaga, Minggu (3/6/2018). 

Itu sebabnya, Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI melarang kegiatan SOTR. Kerap muncul hal-hal yang tidak diinginkan oleh para peserta SOTR.

“Manfaatnya (SOTR) mungkin mreka berbagi tapi mudaratnya kita liat coret-coret, tawuran, malah saya dengar di beberapa WatsApp grup yang dikirimkan ke saya ada tawuran janjian. Tawuran kok janjian,” lanjutnya. 

Sebagai tindak lanjut kata Sandia ia berencana mengganti kegiatan SOTR dengan nama Sahur In The Masjid (STIM). Tujuannya, menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama aktifitas sahur bersama kedepannya. 

“Kita ganti jadi SITM, Sahur In The Mesjid , itu lebih berkah, mendorong dan ngumpul-ngumpul boleh di sana. Jangan in the road, karena konvoi-konvoi itu bener aja kan mereka melakukan aksi vandalisme,” pungkasnya. 

    -->