Jakarta > Hukum

Pasca Vonis Ahok

Sampai PBB Ikut Pelototi Vonis Ahok

Rabu, 10 Mei 2017 13:46 WIB
Editor : Ivan | Sumber : DBS

Sidang vonis Ahok di Kementan, Selasa (9/5/2017).
Sidang vonis Ahok di Kementan, Selasa (9/5/2017).
Foto : istimewa

Share this








Perhatian PBB pada kasus penistaan agama dengan terpidana Ahok terlihat pada kicauan mereka di akun Twitter resminya.

JAKARTA – Dunia masih menyoroti vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan pada terpidana kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Bahkan setelah Uni Eropa, kini sorotan tersebut datang dari organisasi internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Mengutip Sindonews.com, melalui akun Twitter-nya Dewan HAM PBB mengaku sangat mengkhawatirkan vonis terhadap Ahok. Mereka kemudian menyerukan Indonesia untuk merevisi undang-undang (UU) penistaan agama.

"Kami prihatin dengan hukuman penjara untuk Gubernur Jakarta karena dugaan penghujatan terhadap Islam. Kami menyerukan Indonesia untuk meninjau UU penistaan agama," kicau Dewan Ham PBB, Rabu (10/5/2017).

Baca Juga : Pasca Longsor di Setu-Tangsel, Banyak Pelajar Tidak Sekolah

Seperti diketahui, Ahok divonis dua tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Hakim pengadilan Abdul Rosyad menyatakan Ahok terbukti bersalah melakukan penodaan agama. Vonis hakim lebih berat dari tuntutan jaksa yang menjatuhkan tuntutan hukuman masa percobaan dua tahun.