Kamis, 15 Maret 2018 13:01:00
Editor : Wahyu AH | Sumber : DBS
Rumah Judi di Sawah Besar Dijaga Mata-Mata
Penggerebekan rumah judi di Sawah Besar.
Foto : istimewa
 

JAKARTA – Sejumlah mata-mata mengintai pergerakan orang asing yang memasuki Jalan Dwi Warna, terutama Gang C yang berada di wilayah Kelurahan Kartini, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Jumlah mata-mata bisa mencapat lebih dari 10 orang.

Selaiknya mata-mata, tugas mereka hanya memberi informasi apabila ada orang yang tidak dikenal masuk ke gang, terutama polisi. Sebab, di gang tersebut, tepatnya di rumah nomor 42 A kerap menjadi tempat berjudi.

“Ketika ada orang asing yang masuk, mata-mata langsung kasih info lewat hp,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono, Kamis (14/3/2018).

Mereka bekerja bukan tanpa upah. Harga pengawasan masing-masing orang berkisar Rp 100-200 ribu per hari. “Praktek perjudian itu memang sudah tercium lama. Namun, kita tidak bisa asal menggerebek karena banyak mata-mata,” tutur Argo.

Itu sebabnya, polisi sengaja meringkus terlebih dahulu satu orang yang diduga menjadi mata-mata. “Kami cek hpnya, kemudian masuk ke lokasi rumah.” Ternyata, lanjut Argo, ada 85 orang laki-laki dan perempuan sedang berjudi pai kyu dan koprok.

Polisi juga menyita uang tunai hingga Rp 300 juta, alat perjudian, ponsel, dan buku catatan perjudian. “Saat ini, semua kami tahan. Kami juga masih mengorek keterangan dari mereka. Kami pun masih mencari ketua RT setempat yang kabur untuk mengetahui siapa pemilik rumah,” imbuhnya.

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda