Jakarta > Hukum

Sidang Ahok

Pria Teriak Bebaskan Ahok Diamankan Polisi

Selasa, 10 Januari 2017 12:02 WIB
Editor : Andi MZ | Sumber : Chandra

Sidang Ahok
Sidang Ahok

Share this





Pria berambut cepak diamankan polisi lantaran berteriak bebaskan Ahok di tengah kerumunan massa FPI.

PASAR MINGGU - Pria berambut cepak yang belum diketahui namanya diamankan polisi lantaran berteriak bebaskan Ahok. Pria ini berteriak di depan Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan saat sidang kasus penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) digelar, Selasa (10/1/2017).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menceritakan pria itu semula melewati kelompok massa Front Pembela Islam (FPI). Ia kemudian memfoto kerumunan massa. Tak lama kemudian, pemuda itu teriak “bebaskan Ahok.”. “Pria itu diamankan lantaran akan diamuk massa FPI,” tuturnya.  

Hal serupa diungkapkan Masto, salah satu saksi mata. Ia mengatakan, saat berada di tengah kerumunan massa FPI, pria berambut cepak tersebut “berteriak bebaskan”. “Saya sempat bilang kedia, jangan ngomong di sini karena ini orang FPI semua,” jelas Masto.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian tengah mengintrogasi pria tersebut guna mengetahui maksud berteriak "bebaskan Ahok" di tengah kerumunan massa FPI.

 







Jakarta > Hukum

Sidang Ahok

Pria yang Berteriak Bebaskan Ahok di Kerumunan Massa FPI Diduga Mabuk

Selasa, 10 Januari 2017 13:32 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Chandra Purnama

Sidang Ahok
Sidang Ahok

Share this





Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, pria yang berteriak bebaskan Ahok di kerumunan massa FPI diduga mabuk.

PASAR MINGGU – Pria yang berteriak bebaskan Ahok di kerumunan massa FPI, Selasa (10/1/2017), diduga mabuk. Padahal saat itu, sidang kasus penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (ahok) tengah digelar. Dugaan itu didapatkan setelah polisi memeriksa pria berambut cepak berinisial SI tersebut.  

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana mengatakan SI dipengaruhi alkohol. “SI terganggu kesehatannya akibat minuman keras beralkohol,” ujarnya di Gedung Kementrian Pertanian, Pasar Minggu, Selasa (10/1/2017).

Suntana menambahkan, untuk menghindari insiden, pihak kepolisian akan mempertebal pembatas antara massa pro dan kontra Ahok. "Kami berusaha agar kedua kelompok tidak saling mendengar apa yang disampaikan, karena ucapan bisa membuat orang terprovokasi," terang Suntana.

Ia juga mengimbau kedua kelompok yang berorasi, bila ada pihak yang mencoba memprovokasi, agar dilaporkan ke posko pengamanan. “Sekali lagi kami mengimbau kepada dua kelompok ini, apabila ada kemungkinan provokasi dari pihak lain segera laporkan," tutup Suntana.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria berambut cepak diamuk massa dari Gerakan Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia, di sisi kiri Gedung Auditorium Kementerian Pertanian, Jalan RM Harsono, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pria itu diamuk lantaran berteriak 'bebaskan Ahok' di tengah-tengah massa GNPF MUI yang tengah menggelar orasi.