Jakarta > Hukum

Pembunuhan Pulomas

Polisi Gelar Pra-Rekonstruksi Pembunuhan Pulomas Hari ini

Jumat, 06 Januari 2017 10:16 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Amin Hayyu Al Bakki

Pembunuhan Pulomas
Pembunuhan Pulomas

Share this





Polisi gelar pra-rekostruksi pembunuhan Pulomas di rumah Dodi Triono dengan menghadirkan tersangka Ius Pane.

PULOGADUNG - Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur menggelar pra-rekonstruksi kasus pembunuhan di rumah Dodi Triono di Jalan Pulomas Utara Nomor 7 A, Jumat (6/1/2017). Dalam rekonstruksi, penyidik menghadirkan tersangka Ridwan Sitorus alias Ius Pane serta beberapa barang bukti seperti mobil yang digunakan pelaku.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Agung Budijono mengatakan dalam rekonstruksi tersebut akan tergambar kronologis kejadian. Mulai dari kedatangan tersangka, hingga penyekapan korban. "Dari pelaku, kami ingin tahu kronologis kejadiannya saja seperti apa," ujar Agung saat dihubungi wartawan di lokasi, Jumat (6/1/2017).

Dalam pra-rekonstruksi tersebut, awak media tidak diperkenankan merekam berbagai adegan hingga ke dalam rumah Dodi. Selain dijaga ketat oleh puluhan polisi, rumah mewah berlantai 2 yang menjadi tempat kejadian dipasangi garis polisi.

 

Description: https://ssl.gstatic.com/ui/v1/icons/mail/images/cleardot.gif

 

Jakarta > Hukum

Pembunuhan Pulomas

Polisi Akan Gelar Rekontruksi Pembunuhan Sadis Pulomas Pekan Depan

Jumat, 13 Januari 2017 13:59 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Amin Hayyu Al Bakki

Pembunuhan Pulomas
Pembunuhan Pulomas

Share this





Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes M. Agung Budijono mengatakan polisi akan gelar rekonstruksi pembunuhan sadis Pulomas

CIPAYUNG- Kepolisian dari Polda Metro Jaya dan Resort Metro Jakarta Timur akan menggelar rekonstruksi perampokan dan pembunuhan sadis Pulomas. Tindak kriminal tersebut menewaskan 6 orang di rumah Dodi Triono di Jalan Pulo Mas Utara Nomor 7A, Pulo Mas, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur.

Hal itu diungkapkan Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes M. Agung Budijono. "Rekonstruksi pembunuhan Pulomas rencananya minggu depan tapi belum tahu hari apa tepatnya, nanti teman-teman akan kami kabari," kata Agung Budijono ketika dihubungi intonitas.com,  di Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (13/1/2017).

Agung menambahkan, dalam rekonstruksi nanti, kemungkinan seluruh tersangka akan dihadirkan guna mengetahui seperti apa kronologis dari drama penyekapan dan pembunuhan sadis terhadap keluarga Dodi. "Tersangka nanti bisa dihadirkan. Tapi juga bisa dihadirkan. Semua tergantung keperluan," tutup Agung.

Sebelumnya, Selasa (6/12/2016), polisi melakukan pra rekontruksi kasus tersebut. Sebanyak 72 adegan direka ulang dalam kegiatan tersebut. Dimulai dari bagaimana datangnya tersangka Ramlan Butar-butar Cs, hingga akhirnya melakukan penyekapan di kamar mandi sampai kepergian para pelaku

 

 

Jakarta > Hukum

Pembunuhan Pulomas

Pengacara Korban Pembunuhan Pulomas Minta Tersangka Dijerat Pasal 340

Jumat, 06 Januari 2017 11:04 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Amin Hayyu Al Bakki

Pembunuhan Pulomas
Pembunuhan Pulomas

Share this





Azam Khan, pengacara korban pembunuhan Pulomas meminta kepada polisi agar tersangka dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

PULOGADUNG – Azam Khan, pengacara korban pembunuhan Pulomas, meminta kepada penyidik agar tersangka dijerat Pasal 340 KUHP. Pasal itu mengatur tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati.

Azam mengungkapkan hal itu saat menghadiri pra-rekonstruksi yang digelar di tempat kejadian perkara, di rumah Dodi Triono di kawasan Pulomas, Jakarta Timur, Jumat (6/1/2017). “Penyidik menjerat tersangka dengan pasal berlapis 333, 365, dan, 338 KUHP. Saya ingin ditambahkan pasal 340,” ujarnya.

Azam menilai, pelaku sudah merencanakan perampokan. Oleh sebab itu, ia  mendorong polisi memperdalam kasus tersebut. "Sedikit aneh kalau dibilang perampokan karena barang yang hilang hanya jam tangan merek Rolex dan uang beberapa lembar. Saya kira motif pembunuhan iya. Namun kepentingannya apa, itu perlu dibongkar,” tuturnya.

Kasus perampokan ini berujung 6 orang tewas dan 5 terpaksa dirawat rumah sakit. Korban tewas yakni Dodi Triono pemiik rumah serta 2 putrinya bernama Diona Arika Andra Putri dan Dianita Gemma Dzalfayla. Selain itu, Amel, teman Dianita ikut tewas dalam persitiwa itu. Selain itu, Yanto dan Tasrok, sopir Dodi juga tewas. Mereka tewas setelah 11 pemilik rumah disekap di 1 kamar mandi berukuran 1,5 x 1,5 meter.